Wagub Cok Ace Laksanakan Sales Mission ke Beijing dan Shanghai

posbali.id

TIONGKOK, posbali.id –Pemerintah Provinsi Bali serius menata secara menyeluruh penyelenggaraan kepariwisataan yang ada di Bali, terlebih pasca polemik penutupan jaringan toko asal Tiongkok di Bali yang diduga melakukan pelanggaran. Secara khusus, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), melakukan Sales Mission langsung ke Tiongkok, Sabtu (1/12/2018).

Dalam kegiatan tersebut, Cok Ace didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali A.A. Gde Juniarta Putra, Ketua Bali Tourism Board (BTB) IB Agung Partha Adnyana, Koordinator Bidang Sosial Budaya Kedutaan Besar RI untuk Beijing dan Perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Wagub Cok Ace melakukan Sales Mission ke Beijing dan Shanghai selama tiga hari (3 sampai dengan 5 Desember 2018).

“Semua pihak yang ikut dalam penyelenggaraan Pariwisata Bali harus mengikuti aturan hukum serta kebijakan yang berlaku di Bali dengan disiplin, tertib, dan bertanggung jawab untuk menjaga citra Pariwisata Bali dan Indonesia,” kata Cok Ace.

Wagub Cok Ace menjelaskan, kebijakan menutup jaringan toko Tiongkok beberapa waktu lalu tidak diartikan mengganggu hubungan dan kerjasama antar dua negara yang selama ini telah berjalan dengan baik. Tetapi semata-mata hanya dilakukan untuk pengusaha yang melakukan praktek tidak sehat dan melanggar peraturan hukum yang merusak citra pariwisata.

“Kebijakan ini sangat penting dilakukan terhadap pengusaha yang illegal. Dengan penertiban ini maka pengusaha yang ilegal tidak mempunyai tempat untuk melakukan aktifitas usahanya. Jangan sampai pengusaha yang ilegal seperti itu semakin bertambah di Bali, karena akan memperburuk dan merusak citra pariwisata Bali,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya melakukan penertiban terhadap pengusaha jasa pariwisata yang illegal asal Tiongkok (tidak memiliki ijin), maupun terhadap perusahaan berijin yang usahanya menyimpang dari perijinan, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dengan mengeluarkan Surat Gubernur yang memerintahkan Bupati dan Walikota se-Bali untuk melakukan penertiban sesuai kewenangannya. alt

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!