Wabup Suiasa Apresiasi Hadiri Pemelaspasan Balai Banjar Celuk Desa Adat Bualu

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Setelah rampungnya pembangunan Balai Banjar Celuk, Desa Adat Bualu Kelurahan Benoa, Kuta selatan, Senin (4/2) dilaksanakan upacara pamlaspasan dan mendem pedagingan di balai banjar tersebut. Pelaksanaan Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa yang sekaligus menandatangani prasasti banjar tersebut. Biaya pembangunan Balai Banjar Celuk dan Parahyangan tersebut menelan biaya Rp 1,5 Milyar bersumber dari hibah Bupati Badung. Turut hadir dalam acara muspika kecamatan Kuta Selatan dan perwakilan pengusaha hotel di desa adat bualu, Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana, Ketua Komisi II Wayan Luwir Wiana serta anggota DPRD badung sekaligus mantan Bendesa Adat Bualu Made Retha.

 

Ketua Panitia Karya melaspas parahyangan dan Balai Banjar Celuk Desa Adat Bualu Kelurahan Benoa, Nyoman Darmu menyampaikan pemlaspasan parahyangan Banjar Celuk dirangkai dengan mendem pedagingan dan pemlaspasan gedong penyimpenan di banjar tersebut. Pembangunan serta renovasi yang dikakukan tersebut bersumber dari dana hibah bupati badung tahun 2018 sebesar Rp 1,5 milyar. Sedangkan untuk biaya pelaksanaan upakara melaspas sebesar Rp 75 juta yang bersumber dari iuran dan punia krama  banjar dengan 212 kepala keluarga. Upacara pamlaspasan diakuinya berjalan labda karya sesuai harapan krama banjar, sekaligus menunjukan tingginya rasa kebersamaan dan persatuan krama di  Banjar Celuk.

 

Hal senada ditegaskan Kepala Lingkungan Banjar Celuk, I Wayan Mampu. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pemkab badung atas bantuan hibah untuk pembangunan balai banjar yang telah terealisasi. Pembangunan balai banjar tersebut berawal dari kesepakatan kerama mengajukan proposal permohonan hibah kepada Bupati Badung, untuk pembangunan balai banjar  pada tahun 2017. Akhirnya dana hibah tersebut cair pada anggaran induk APBD Badung Bulan Mei tahun 2018.

 

Setelah terbentuk panitia pembangunan pada bulan agustus pembangunan mulai dikerjakan dan rampung serta finishing pada januari 2019. Selanjutnya bulan pebruari dilaksanakan upacara pemlasapsan. Kedepan sesuai program Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, pihaknya akan kembali mengajukan bantuan untuk merenovasi berbagai bangunan yang ada di lingkungan Banjar Celuk. Ia berharap dengan adanya balai banjar celuk yang sangat refresentatif, hal itu dapat menumbuhkembangkan inovasi kreatifitas generasi muda yang tergabung dalam seke teruna. Dengan begitu nantinya terwujud  peningkatan persatuan dan kesatuan, serta kebersamaan antar krama banjar ditengah adanya perbedaan pilihan politik di era kemajuan demokrasi.

 

Wabup Ketut Suiasa selaian menyampaikan selamat kepada krama atas terlaksananya pemelaspasan balai banjar celuk, juga memberi apresiasi  kebersamaan dan persatuan krama. Wabup asal Desa Pecatu, Kutsel ini juga menekankan ke depan hal ini agar terus ditingkatkan. Keberadaan balai banjar diharapkan hendaknya dapat dimanfaatkan maksimal sebagai tempat berkumpul dan bermusyawarah krama dalam mengambil keputusan. Selain itu juga tempat menumbuhkembangkan kreativitas maupun inovasi seke teruna dalam berkreasi. Pada kesempatan tersebut Mantan Wakil Ketua DPRD Badung ini juga menyerahkan bantuan secara pribadi Rp 5 juta yang diterima langsung Ketua Panitia Karya Nyoman Darmu. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!