Untuk Memaksimalkan Bidang Tugas SKPD

posbali.id

Giri Prasta Hapus “Bagi-bagi” Proyek

 

Nyoman Alit Sukarta

TAHUN anggaran 2017 semua urusan proyek akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, beberapa proyek tersebar di beberapa SKPD. Di antaranya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga dan Dinas Kesehatan.

Bahkan, dua SKPD ini, khususnya Disdikpora yang cukup banyak mendapatkan proyek. Terutama proyek rehab dan pembangunan gedung sekolah, termasuk pengadaan meubeler. Sedangkan di Dinas Kesehatan proyek fi siknya hanya pembangunan atau rehab Puskesmas dan Puskesmas pembantu.

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta beralasan, hal itu akan dilakukan guna sentralisasi proyek fi sik di Dinas PU, agar SKPD lain bisa berkonsentrasi pada bidang tugasnya masing-masing. “Misalkan, Dinas Pendidikan, bisa fokus pada peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Termasuk peningkatan SDM tenaga pendidik, tidak lagi dipusingkan dengan kegiatan teknis pembangunan,” terang bupati beberapa waktu lalu.

Demikian pula dengan Dinas Kesehatan, diharapkan bisa konsentrasi pada kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun demikian, dalam pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan, Dinas PU nantinya harus tetap berkoordinasi dengan SKPD terkait. Agar sarana dan prasarana yang terbangun, sesuai dengan kebutuhan dan memiliki azas manfaat.

Sedangkan dari segi pengawasan dan pertanggungjawaban selama masa kontruksi, menurut Bupati asal Desa Pelaga ini akan lebih baik. Lantaran, sepenuhnya di bawah PU yang merupakan SKPD teknis. Tidak lagi seperti sebelumnya, Disdikpora yang semestinya berkonsentrasi pada mutu pendidikan, disibukkan dengan masalah pembangunan.

Dari informasi yang diperoleh, untuk tahun anggaran 2017, Disdikpora mendapatkan ratusan kegiatan fisik dengan anggaran ratusan miliar. Di antaranya, yang anggaran yang cukup besar adalah pembangunan sarana dan prasarana SMPN 5 Kuta Selatan yang dianggarkan Rp 27,5 miliar lebih, pembangunan ruang kegiatan belajar (RKB) bertingkat SDN 1 Munggu yang dianggarkan Rp 4,5 miliar lebih, pembangunan kantor, rehab perpustakaan, Lab SMPN 1 Kuta Utara Rp3,4 miliar lebih.

Sementara di Dinas Kesehatan, program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana Puskesmas/Puskesmas pembantu dan jaringannya senilai Rp11,2 miliar.

Kepala Disdikpora Badung, I Ketut Widia Astika yang dikonfi rmasi terkait rencana ini, menyatakan sangat mendukung kebijakan Bupati tersebut. Pasalnya, dinas yang dipimpinnya sangat kekurangan tenaga teknis, sedangkan kegiatan fi sik mulai dari yang kecil sampai skala besar tiap tahunnya jumlahnya sangat banyak. “Rata-rata setiap tahun anggaran ada seratus kegiatan fi sik, mulai dari yang kecil sampai pembangunan yang lumayan besar yang kita tangani,” kata Widia Astika, Minggu (21/8).

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!