Tujuh jalan di tanah LC Legian akan dibahas dalam Musrenbang Kabupaten Badung

posbali.id
Keberadaan 7 jalan yang masih belum tersentuh penataan di kawasan jalan Dewi Sri Legian, dipastikan akan dibahas dalam jalannya Musrenbang RKPD Kabupaten Badung. Dimana penataan jalan beserta drainase jalan tersebut dinyatakan bisa tersentuh melalui usulan yang diajukan dalam Musrenbang, sepanjang itu menyangkut kepentingan publik. “Jadi kondisi kewilayahan ini harus diatasi. Kalau tidak diambil satu tindakan, tentu dampaknya menjadi kurang baik bagi wilayah,”ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Badung, I Made Wira Dharmajaya.

 

Diakuinya konsep LC merupakan konsep penataan, yang mana hal itu tentunya memiliki tujuan yang lebih baik. Hal tersebut dinilai perlu didukung, sepanjang hal itu menjadi kebutuhan masyarakat dengan menyesuaikan dana yang ada di kabupaten Badung. Dimana konsepnya adalah antara kebutuhan dan pembiayaan harus seimbang.

 

Ketika disinggung terkait fasum dan fasos yang belum diketahui jelas statusnya. Pihakya mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Negara (BPN), untuk memperjelas itu. Sehingga fasum dan fasos yang akan ditata kedepannya bisa menjadi aset dari Pemkab Badung. “Dalam pelaksanaan musrenbang kabupaten ini akan diperjelas, tentu kita akan ajak rembug dengan BPN selaku unit pelaksananya”imbuhnya. GAY
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!