Truk pengangkut sedimentasi estuary terbalik, diduga overkapasitas

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Sebuah truk bermuatan sedimentasi, Kamis (17/5) pagi terbalik di jalan Bypass Ngurah Rai depan Harris hotel Kuta Galeria. Dari informasi di lapangan diketahui truk dengan nopol Dak 8933 GD, mengalami patah pada bagian bes (rumah gardan) roda kiri belakang. Sehingga material lumpur tumpah berserakan di trotoar depan hotel. Alhasil kejadian tersebut menimbulkan kamacetan dari arah Denpasar. “Kejadiannya itu sekitar 8.30 wita pak, tiba-tiba bes mobil patah,”ucap supir truk yang mengaku bernama Aceng atau Mul.

 

Diakuinya lumpur yang ia angkut berasal dari kerukan sedimentasi di Estuary Dam Suwung, terkait pemeliharaan dan penataan estuary. Endapan tersebut rencananya akan dibuang ke wilayah Sanur, dengan volume angkut truk tersebut sebanyak 6 kubik. Dimana truk tersebut diakui adalah truk sewaan. “Tidak ada yang luka pak, cuma materialnya tumpah,”ucapnya.

 

Hingga pukul 10.00 wita, petugas dari PT Wijaya Karya (wika) dengan menerjunkan ekavator. Menariknya salah seorang petugas dari PT Wika sempat melarang wartawan untuk mendokumentasikan hal tersebut. Dengan alasan apapun kegiatan yang terkait proyek harus mendapatkan izin dari atasannya, padahal kecelakaan tersebut berada di luar proyek, tepatnya terjadi di jalan raya dan menyebabkan kekroditan.

 

Dikonfirmasi terpisah, plt Camat Kuta Made Widiana mengaku telah mengatahui hal tersebut. Ketika ditanya apakah volume 6 kubik itu wajar diangkut oleh truk engkel, pihaknya menilai hal tersebut sebenarnya sudah over kapasitas. Sebab dari sepengetahuanya ketika ia menjabat sebagai Kabid Angkutan jalan, maksimal angkutan truk engkel itu adalah 5 kubik. Biasanya jumlah angkutan tersebut disesuaikan dengan tanda upkir yang tertera di lambung truk. “Untuk lebih jelasnya bisa langsung di telepon kadishub, karena kewennagan itu ada di ranah Dishub,”ujarnya.

 

Sementara dikonfirmasi terpisah Kadishub kabupaten Badung, AA Yuda Dharma mengaki sedang mengikuti diklat PIM di propinsi. Ia mengarahkan hal tersebut untuk ditanyakan langsung ke kantornya, sebab ia sudah mengikuti diklat 4 hari lebih. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!