Tito Belum Pikirkan Wakil

posbali.id

Jabatan Kapolri Disetujui DPR

 

JAKARTA, POS BALI ONLINE – Rapat Paripurna DPR, Senin (27/6) kemarin, menyetujui penunjukan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai Kapolri dan selanjutnya menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo untuk melantiknya sebagai Kapolri.

“Apakah disetujui (pemberhentian Jenderal Badrodin Haiti dan pengangkatan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai Kapolri)?” kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam Rapat Paripurna DPR, kemarin. Seluruh anggota DPR yang hadir dalam Rapat Paripurna itu pun mengatakan setuju dan Fadi Zon mengetuk palu tanda pengesahannya.

Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo dalam pidatonya di Rapat Paripurna tersebut menjelaskan Rapat Pleno Komisi III pada Kamis (23/6) sepakat menyetujui pemberhentian Jenderal Badrodin Haiti dan pengangkatan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai Kapolri.

Kesepakatan itu menurut dia diambil setelah seluruh fraksi memberikan pandangannya dan semuanya aklamasi memberikan persetujuan. “Kami menyadari dan memahami bahwa kecakapan, integritas dan kompetensi calon Kapolri merupakan prasyarat mutlak menjadi Kapolri,” ujarnya.

Menurut dia, atas dasar itu Komisi III DPR menyetujui untuk mengangkat calon Kapolri yang diusulkan Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan persetujuan itu dengan harapan calon tersebut dapat dan mampu meningkatkan citra dan wibawa lembaga Polri sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan, ketertiban, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Tito Karnavian sendiri mengatakan belum memikirkan terkait kandidat Wakil Kapolri, karena masih fokus terhadap peningkatan kinerja institusinya. “Belum berpikir sampai ke sana (Wakapolri), kan masih ada Pak Budi Gunawan,” katanya di Gedung Nusantara II, Jakarta, kemarin.

Tito mengatakan dirinya belum mau berandai-andai terkait Wakapolri karena harus ada diskusi di kalangan internal Polri. Dia menjelaskan, penunjukan Wakapolri harus diawali dengan diskusi antara dirinya dengan Dewan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Mabes Polri. “Selain itu ada proses konsultasi dengan Presiden (Joko Widodo),” ujarnya.

Tito mengatakan, dirinya telah menyusun program-program prioritas jangka pendek dan juga jangka panjang. Selain itu dirinya juga memperhatikan agenda arus mudik dan arus balik pada lebaran tahun ini sehingga dirinya akan mengkoordinasikan dengan baik di internal Polri. “Di samping itu mungkin hal-hal lain yang berpotensi menimbulkan konflik dan itu menjadi atensi bagi saya seperti kasus bola yang harus diselesaikan dengan cepat,” katanya. ant

 

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!