Tim survey dan pendampingan diharapkan segera turun ke Kutuh, terkait kesiapan pantai Pandawa dikunjungi delegasi IMF

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Sebagai salah satu tempat yang akan  dikunjungi delagasi IMF World Bank 2018, Pantai Pandawa diakui sangat siap menjamu kehadiran para delegasi yang jumlahnya 1700 orang lebih. Bukan hanya Pandai Pandawa, sejumlah potensi wisata yang ada di Desa Kutuh tersebut sangat siap menerima semua delegasi dari negara yang akan ikut dalam perhelatan IMF pada bulan Oktober 2018. Baik itu Gunung Payung Cultural Park, potensi atraksi seni, paragliding dan lain sebagainya. “Kami sebenarnya belum tahu seberapa banyak nanti rombongan delegasi yang akan berkunjung ke Kutuh, tapi kami yakin diantara rombongan nantinya pasti akan ada yang berkunjung ke mari. Daya tarik wisata di Kutuh ini adalah potensi Indonesia yang layak untuk diketahui oleh kalangan internasional, dan saya yakinkan ini tidak akan mengecewakan. Tapi jika dalam hal ini Indonesia tidak mau memperkenalkan daya tarik wisatanya ini tentu kami sangat sayangkan,”terang bendesa adat Kutuh, Made Wena, Senin (2/4).

 

Dengan disetujuinya Pantai Pandawa sebagai salah satu tempat yang akan dikunjungi delegasi IMF, hal tersebut akan sekaligus menjadi media promosi yang gratis bagi masyarakat dan pemerintah. Dengan semakin tereksposesnya daya tarik wisata di Kutuh, maka itu akan secara otomatis meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Hal tersebut juga akan berimplikasi kepada sektor pendapatan negara dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa Kutuh. “Ini adalah potensi yang dimiliki Indonesia. Moment ini sangat bagus untuk memperkenalkan wilayah kita, jika nantia ada ceremonial khusus maka semua atraksi budaya dan potensi kita akan kita siap keluarkan semua,”bebernya.

 

Kendati pihaknya mengaku siap menerima rombongan, namun karena itu menyangkut pencitraan wilayah, kabupaten Badung, Bali dan Indonesia. Pihaknya berharap pihak terkait juga ikut memperhatikan hal tersebut, yaitu dengan secepatnya turun ke lapangan bersama-sama. Sehingga bisa diterima sekalian, untuk mendiskusikan terkait apa yang perlu disiapkan, dimatangkan, diperbaiki dan disempurnakan bersama. Sehingga nantinya tidak sampai membuat kecewa Badung, Bali dan Indonesia, dimata delegasi yang akan hadir.  “Pandawa memang sedang naik daun, dan kita harap pemerintah dan komponen stake holder lainnya bisa ikut memberikan nasehat dan masukan ke kita. Silahkan dilihat dulu mana yang perlu disempurnakan dan standarnya ditingkatkan. Tapu bagi kami semua sarana yang ada di obyek wosata desa Kutuh sudah layak, tapi untuk standar internasional kan bisa beda,”tegasnya.

 

Sejauh ini pihaknya mengaku belum mendapatkan koordinasi dengan tim kementerian, pihaknya hanya mendengar tim kementerian telah berkoordinasi dengan manajemen pantai Pandawa. Namun belum jelas kapan tim kementrian akan melakukan survey ke lokasi. Secara umum setiap obyek daya tarik di Kutuh diakuinya siap menerima kunjungan tersebut, tapi jika panitia memerlu tempat ekslusif yang eksotik, maka open stage tedung jagat di Gunung Payung diakuinya siap untuk dipergunakan. “Kalau untuk di Bali, berbicara open stage tentu amphiteater alam disini saya rasa tidak ada duanya, silahkan jika itu ditinjau oleh tim. Jika perlu di permak kami persilahkan dilengkapi dalam waktu 3 bulan kedepan. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!