Tim ‘Baliku AG’ dapatkan pembekalan dari KPU dan Bawaslu Badung

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Untuk memberikan pemahaman dan wawasan tentang aturan kampanye, Calon DPRD Badung dapil Kuta no urut 1 dari PDI-P, I Gusti Anom Gumanti memberikan pembekalan kepada tim Baliku AG (Banteng Asli Kuta Anom Gumanti) di kecamatan Kuta. Hal tersebut dilakukan dengan menggandeng KPU dan Bawaslu kabupaten Badung pada Minggu (25/11) di Mr Kuta Bali, dengan dihadiri lebih dari 500 orang peserta. Turut hadir dalam acara tersebut, Calon DPR RI no urut 2 dapil Bali dari PDI-P yang sekaligus ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Bali IGN Kesuma Kelakan dan calon DPRD Bali dapil Badung no urut 6 dari PDI-P, I Bagus Alit Sucipta.

 

Dalam pemaparannya Ketua KPU kabupaten Badung periode 2018 – 2023, Wayan Semara Cipta (Kayun) bersama Bawaslu Badung, Gusti Ngurah Bagus Cahya Sasmita memaparkan tim pemenangan wajib memahami dasar aturan mengenai dasar mekanisme aturan kampanye di lapangan. Seperti masa kampanye telah dimulai dari tanggal 23 September 2018 sampai 13 April 2019, untuk mengkampanyekan siapa calon presiden, DPR, DPD, DPRD. Untuk itu tim kampanye harus mengatur strategi dan pola kampanye, tentunya dengan tanpa melanggar aturan kampanye yang berlaku. Seperti menyangkut alat peraga kampanye (APK) dan atribut kampanye, termasuk pertemuan di lapangan umum serta iringan-iringan. “Jangan sebagai tim kampanye ini melanggar aturan yang ada. Sebab wasitnya itu ada di bawaslu,”imbau Kayun.

 

Tim kampanye juga dihimbau untuk melakukan edukasi kepada para pemilih. Sebab  Pemilu 17 april 2019 merupakan sejarah baru di Indonesia, untuk pertama kalinya dilaksanakan serentak Pilpres dan Pileg. Yaitu dengan mencoblos 5 jenis surat suara untuk DPRD kabupaten, DPRD propinsi, DPD RI dan DPRD RI serta Presiden. Hal tersebut bisa saja menimbulkan kebingungan bagi para pemilih, terkait tata cara pencoblosan dan pemberian suara. Bagitu juga peran para saksi diharapkan agar bisa bertugas dengan baik dan mengawal proses pemilu dengan benar. “Jadikan Bali dan Kuta terjaga kondisi wilayah dan estetika wilayahnya agar tetap tampak indah. Jangan sampai habis tenaga karena masalah kampanye, tapi lupa mengedukasi pemilih,”imbau Sasmita.

 

Pembekalan yang diberikan oleh KPU dan Bawaslu kabupaten Badung dinilai sangat penting adanya oleh I Gusti Anom Gumanti. Hal tersebut demi membuat Tim AG yang sekaligus juga Tim I Bagus Alit Sucipta dan IGN Kesuma Kelakan di kecamatan Kuta yang telah dideklarasikan, benar-benar memahami tujuan dan aturan kampanye. Setelah sistem kampanye dan aturan kampanye dipahami dengan baik, pihaknya berharap tim nantinya bisa melaksanakan kampanye yang santun dan bermartabat, serta disiplin dalam menanggapi aturan. “Jadi dengan upaya ini saya harap nanti tim tidak ribut di lapangan. Kalau melanggar maka harus diturunkan, kalau mengetahui aturan dan itu tidak melanggar, maka kita tentu harus berani protes,”sebutnya.

 

Keberadaan tim AG diharapkan menjadi mampu menjadi media komunikasi dan informasi, paling tidak di lingkungan rumahnya sendiri dalam menyampaikan tata cara pemilu. Pihaknya berharap sosialisasi tersebut bisa digetok tularkan sampai kepada semua pemilih yang ada. Karena ia meyakini representasi masyarakat yang hadir merupakan dari tokoh dan komponen masyarakat. Dimana muara dari pembekalan itu adalah untuk mengurangi angka golput di kecamatan Kuta, yang selama ini sudah menjadi PR pemilu sebelumnya. Sebab berkaca pada pengalaman sebakumnya, cukup disayangkannya dari potensi suara di Kuta sebesar 34 ribu, yang hadir di TPS hanya berkisar 21 ribu suara. “Inilah yang akan kita kejawantahkan dan berikan tugas kepada seluruh tim, untuk mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat pemilih kita. Minimal pengetahuan politik dan mengerti dasar aturan yang ada sampai pada pencoblosan itu bisa dipahami. Ini kita harap menjadi semacam jaringan sosialisasi sampai pada tingkat pemilih, sesuai himbauan KPU,”jelasnya sembari mengaku kedepan akan dilakukan deklarasi di masing-masing wilayah yang ada di kecamatan Kuta.

 

Sementara I Bagus Alit Sucipta mengaku berterimakasih karena telah diberikan waktu untuk bisa bertemu dengan tim AG. Dalam kesempatan tersebut ia mengajak tim agar bisa berjuang bersama dan bersatu untuk meraih tujuan bersama. Ia mengimbau kepada tim untuk senantiasa memahami aturan yang ada dan bisa berjuang dengan bermartabat. Tim diminta untuk bisa menjaga citra calon yang didukung, jangan sampai bergontok-gontokan di lapangan.

 

Hal senada juga disampaikan IGN Kesuma Kelakan yang berpesan agar tim senantiasa melakukan edukasi. Pasalnya Pemilu saat ini dilaksanakan serentak dengan memilih DPRD kabupaten, DPRD Propinsi, DPD RI, DPR RI dan Presiden. Tentunya hal itu bisa membuat pemilih bingung, jika tidak teredukasi dengan baik. Untuk itulah tim diharapkan berkampanye dengan menekankankan edukasi dan senantiasa mengikuti aturan yang berlaku. Berbeda agama, berbeda suku itu harus tetap rukun. Hal itu untuk tetap membuat wilayah aman dan nyaman, sehingga pariwisata ajeg dan turis semakin berdatangan. Sehingga hal itu akan berdampak menambah PAD, demi kesejahteraan masyarakat. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!