Sujana, Penyuluh Berprestasi yang Gunakan Bondres untuk Edukasi Warga

posbali.id

Kini Dapat Undangan dari Jokowi Hadiri Upacara Bendera di Istana Negara

 

Putu Adi Wirawan

MESKI bukan hal baru, aktivitas penyuluhan dengan memanfaatkan media kesenian rupanya masih cukup efektif dilakukan. Terlebih bagi masyarakat kebanyakan yang latar belakang pendidikannya beragam. Efektivitas penyuluhan dengan media kesenian ini setidaknya dibuktikan oleh I Nyoman Sujana, tenaga kesehatan dari Puskesmas II Selemadeg Timur.

Berbekal kesenian bondres, Sujana bersama Sekeha Bondres Catur Bahpini berhasil menjadi juara satu Lomba Tenaga Kesehatan Teladan Bidang Promosi Kesehatan Tingkat Provinsi Bali. Karena keberhasilan itu juga, Sujana dan sekeha bondresnya tersebut akan diundang Presiden RI Joko Widodo untuk hadir dalam upacara Peringatan Proklamasi RI Ke-71 di Istana Negara, 17 Agustus 2016 mendatang.

Kesuksesan Sujana cs itu terungkap saat beraudiensi dengan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pada Selasa (9/8). Didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tabanan dr Nyoman Suratmika, Sujana datang untuk menyampaikan kabar baik tersebut.

Selain menyampaikan keberhasilan duta Tabanan di Lomba Tenaga Kesehatan Bidang Promosi Kesehatan, di kesempatan yang sama rombongan Dinas Kesehatan juga mengabarkan keberhasilan Puskesmas I Baturiti merebut juara kedua Lomba Puskesmas Berprestasi Tingkat Provinsi Bali 2016.

Dengan keberhasilan tersebut, Puskesmas I Baturiti bersama Puskesmas I Penebel, Puskesmas I Kediri, dan Puskesmas II Kerambitan akan segera diakreditasi akhir Agustus 2016 ini. Rencananya, proses akreditasi tersebut akan dinilai langsung oleh Kementerian Kesehatan RI.Terkait dengan keberhasilan Sujana, Bupati Eka terinspirasi untuk membuat program yang sama bagi kegiatan lainnya. Tidak hanya kesehatan saja, namun pendidikan dan bidang lainnya.

“Memang lebih baik menyampaikan program-program dengan menggunakan media-media yang dekat dan akrab dengan masyarakat. Seperti kesenian contohnya, akan lebih mudah bagi masyarakat mendapatkan informasi. Selain dapat hiburan. Karena masyarakat kan haus hiburan juga,” ujarnya. Informasi yang perlu disampaikan ke masyarakat, sambungnya, adalah yang berkaitan dengan tindakan preventif atau pencegahan. Di bidang kesehatan bisa dengan menyampaikan program pencegahan penyakit seperti demam berdarah (DB), rabies, atau kanker serviks. Terlebih lagi, metode ini akan sangat efektif dilakukan di tingkat bawah. Khususnya Puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Peran masyarakat itu juga penting. Meskipun pemerintah sendiri sebetulnya punya program reguler. Saya rasa, terobosan seperti ini harus diterapkan juga untuk bidang lainnya. Karena akan mudah diterima informasinya oleh masyarakat. Jadi bisa dengan melibatkan sekeha kesenian atau sekeha teruna-teruni. Ini perlu diprogramkan,” imbuhnya.

Atas keberhasilannya, Sujana mendapat undangan ke Istana Negara. Bupati Eka berharap  Sujana bersama rekan-rekannya mampu membawa nama baik Tabanan di tingkat nasional.

“Saya juga berharap agar di pusat nanti disampaikan bahwa metode dengan mengkombinasikan program pemerintah dan kesenian masih sangat efektif. Terlebih di Bali masyarakatnya masih sangat dekat dengan budaya dan adatnya,” ujarnya.

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Satu tanggapan untuk “Sujana, Penyuluh Berprestasi yang Gunakan Bondres untuk Edukasi Warga

  • 06/11/2018 pada 1:51 AM
    Permalink

    Slaven Bilic has hinted that Daniel Sturridge could be the man to end West Ham’s quest for goals. Sturridge has endured another season ravaged by injury and could be set for the exit. West Ham manager Slaven Bilic hints at summer transfer swoop for Liverpool striker Daniel Sturridge

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!