Status Lahan Lagoon masih menggantung

Permohonan pemanfaatan Pemkab Badung masih berproses

MANGUPURA, POS BALI – Pemkab Badung ternyata tidak bisa langsung memanfaatkan lapangan Lagoon, usai pihak ITDC mengembalikan 10 hektar lahan tersebut kepada Dinas Kehutanan Propinsi Bali. Pasalnya permohonan Pemkab untuk bisa memanfaatkan lapangan tersebut masih dalam proses pengajuan kepada kehutanan pusat . Hal tersebut lantaran lahan tersebut berada dibawa kewenangan kehutanan pusat. “Permohonan itu saat ini masih ditingkat gubernur, nanti itu akan ditindak lanjut ke kementerian. Karena yang punya kawasan ini kan pusat,”terang kepala UPT Tahura Ngurah Rai, Nyoman Serakat dihubungi Senin (13/11) kemarin.

 

Dipaparkannya jika nantinya kementerian menyetujui permohonan Pemkab Badung, maka lahan seluas 10 hektar tersebut barulah bisa dikelola Pemkab Badung. Dimana bentuk pengelolaan yang diajukan Pemkab Badung berupa kerjasama, dengan tetap berbentuk lapangan namun ditata ulang. Selain itu Pemkab Badung memiliki kewajiban untuk menjaga keaman dan kenyaman. “Pengelolahan oleh Pemkab itu nanti tergantung keperluannya seperti apa. Itu nanti akan dibicarakan dalam proses. Tapi kalau itu tidak disetujui maka Tahura sendiri yang mengambil alih pengelolahannya,”paparnya.

 

Sebelumnya pihak ITDC melalui Managing Director kawasan Nusa Dua, Wayan Karioka diketahui telah berproses mengembalikan 10 hektar lahan di lapangan Lagoon kepada Dinas Kehutanan, karena tidak dimanfaatkan. Namun sejauh ini pihaknya mengaku masih terkendala dalam memenuhi syarat pengembalian tersebut, yaitu dengan melakukan penghijauan kembali. Pasalnya lahan seluas 10 hektar tersebut diketahui diinginkan Pemkab Badung. Dimana jika ada pihak yang memakai lahan tersebut, maka proses penghijauannya menunggu perintah dari kehutanan dalam hal ini Tahura. “Penyerahan itu secara administrasi sudah dilaksanakan. Kini yang masih dipakai ITDC tersisa 20 hektare. Meski sudah diserahkan tapi secara administrasi kewajiban ITDC belum selesai sampai ada kepastian. Intinya kalau lahan itu tak ada yang memakainya maka ITDC akan melakukan pehijauan,” jelasnya. 023
Share

Satu tanggapan untuk “Status Lahan Lagoon masih menggantung

  • 19/11/2017 pada 3:11 AM
    Permalink

    I have noticed you don’t monetize your blog, don’t waste your traffic, you can earn extra
    bucks every month because you’ve got high quality content.

    If you want to know how to make extra $$$,
    search for: Boorfe’s tips best adsense alternative

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *