Stan Wayang Kulit Khas Bali Diserbu Pengunjung PKB

posbali.id

DENPASAR, POS BALI ONLINE – Dari ratusan stan yang menjual perna-pernik khas Bali di pagelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) di kawasan Art Center Denpasar ada salah satu stan yang banyak memikat daya tarik para pengunjung.

Stan Puppet Production adalah stan yang khusus menjual kerajinan wayang kulit khas Bali. Stan tersebut selalu ramai pengunjung sekedar untuk melihat dan membeli wayang kulit khas Bali yang menggabarkan berupa tokoh-tokoh Mahabarata mulai dari tokoh Pandawa, Kurawa dan Ramayana.

Penjaga stan Wayang Kulit Nyoman Artika dari Desa Batuan Banjar Puaya, kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Bali menjelaskan bahwa, dirinya hanya menjaga stan Wayang kulit ini yang merupakan milik kakak kandungnya I Wayan Artawa yang merupakan perajin Wayang Kulit dan ratusan karya wayang kulit ini memang sengaja dijual untuk di PKB ini.

“Kalau stan ini punya kakak saya hanya ikut membantu menjualnya, ini semua Wayang kulit buatan kakak saya, dan kebayakan membuat wayang kulit berbentuk tokoh-tokoh Mahabrata seperti Pandawa, Kurawa dan Ramayana,” ujarnya selasa (13/6).

Artika juga menjelaskan bahwa, kakaknya adalah perajin wayang kulit sejak kelas 6 SD dan dia juga ikut membantu membuat wayang kulit bila ada orderan dari pelanggan. Kakaknya hanya sebagai perajin bukan dalang wayang. Pembuatan wayang kulitnya dibuat dari kulit sapi dan kambing ada juga dari kulit sintentik yang di pesan dari Jogja. Selain itu perlu waktu 2 hari untuk menyelesaikan satu bentuk wayang kulit mulai dari mengukir bentuk wayang khas Bali sampai mewarnai. “Kalau untuk kulit kita dapatkan dari pemotongan Sapi di daerah Denpasar, dan kalau kulit sintetik kita pesan dari Yogja, untuk pembuatan satu wayang kulit ini kita menghabiskan waktu 2 hari mulai dari pengukiran sampai mewarnai,” ujarnya.

Menurutnya, harga sangat bervariasi mulai dari ukuran kecil sampai yang paling besar dan kualitas ukiran juga berpengaruh pada harga wayang kulit yang dijual. “Kalau ukuran kecil yang dari kulit sapi dan kambing, kami jual paling murah itu Rp 450 ribu, kalau yang besar itu mencapai Rp 1 juta, sedangkan yang dari kulit sintetik biasanya ini yang di sukai anak-anak kami hanya jual Rp 35 ribu dan paling mahal Rp 75 ribu,” ujarnya.

Selama 3 hari pagelaran PKB wayang kulit khas Bali sudah puluhan yang laku dan banyak peminatnya terutama wayang kulit sintetik yang digemari oleh anak-anak. “Kalau yang banyak dibeli itu wayang sintetik karena harganya terjangkau dan anakanak banyak yang suka, kalau yang wayang kulit asli itu ada juga para penggemar wayang kulit khas Bali atau kolektor wayang, ada juga dalang yang sempat mampir di stan ini,” ujarnya. sin

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

2 tanggapan untuk “Stan Wayang Kulit Khas Bali Diserbu Pengunjung PKB

  • 05/11/2018 pada 6:26 PM
    Permalink

    Ramos and his Los Blancos team-mates head to Barcelona this weekend, to a stadium where they have not tasted success in the league for nearly four years, with revenge in their minds. Real Madrid defender Sergio Ramos wants revenge on Barcelona they eye first away Clasico win in La Liga since 2012

    Balas
  • 25/11/2018 pada 6:04 AM
    Permalink

    After a long, gruelling season, the world of football will now be able to kick back and enjoy a long, hot summer as the game’s brightest stars head off on their holidays. Wish You Were Here! Lampard pushes boat out for Christine in Ibiza as Evra hits Beverly Hills on family holiday and Lucas serves up a warning to Federer

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!