Sinergi Pemkab Badung dengan Forum Bela Negara propinsi Bali pecahkan rekor Muri 230 parade Gebogan di Mall

posbali.id
Tegaskan Rasa Bela Negara dan Budaya sebagai fondasi pembangunan di Badung

MANGUPURA, POS BALI – Kolaborasi antara Pemkab Badung dengan Forum Bela Negara Propinsi Bali, yang menggelar Bali Bhakti Pancasila Mahakarya Kabupaten Badung, dengan Parade 230 Gebogan dalam sebuah mall di Kuta Kamis (9/11) malam berhasil tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dunia. Dimana pihak Muri juga mengakui rekor tersebut menjadi rekor dunia, karena budaya yang ditampilkan melalui gebogan. Pihak Muri sendiri mengaku mengapresiasi akan hal tersebut, dikarenakan kebudayaan Bali semacam itu harus di junjung tinggi, jangan sampai menghilang di era globalisasi ini.

 

Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa dalam kesempatan tersebut menerangkan kegiatan yang bersinergi dengan Forum Bela Negara propinsi Bali tersebut bertujuan untuk memperteguh, memperkuat memperkokoh rasa nilai kebangsaan dalam rangka bersama-sama mempertahankan dan mengamankan 4 pilar kebangsaan negara. Dimana untuk mengamankan 4 pilar tersebut ada berbagai pola pendekatan yang kita dilakukan, salah satu yang dipilih pihaknya bersama forum adalah dari pendekatan budaya. “Dalam konteks kita bernegara, budaya itu adalah bagian yang berakar dari hati nurani, yang mana nilai tersebut kemudian diwariskan kepada kita semua secara turun- termurun. Budaya itulah yang paling ampuh untuk melakukan pendekatan bhatin dan mempererat persatuan kita dalam berbangsa dan bernegara,”terangnya.

 

Kegiatan tersebut diakuinya juga sekaligus untuk memeriahkan hari HuT Ibu Kota kabupaten Badung ‘Mangupura’ yang ke-8 pada tanggal
16 Nopember ini. Melalui kegiatan tersebut pihaknya ingin membuktikan kepada khalayak, terkait konsepsi pembangunan budaya di Kabupaten Badung yang berlandaskan budaya. Dimana rekor Muri tersebut menjadi sekaligus pengakuan akan hal tersebut sehingga nantinya diharapkan bisa memberikan nilai yang baik bagi masyarakat dalam menjaga budayanya. “Rekor ini menggunakan pendekatan budaya dan seni serta dilakukan oleh langsung masyarakat itu sendiri. Ini suatu kebanggan bagi masyarakat Badung dan Bali, karena dengan budaya ini kita bisa tampil di dunia.
Ini membuktikan juga bahwa masyarakat Bali bisa bersinergi dengan komponen masyarakat manapun itu untuk mewujudkan budaya sebagai fundamen dasar pembangunan dan kehidupannya sehari hari demi mencapai masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera,”pungkasnya.

 

Sementara Ketua Forum Bela Negara Propinsi Bali, Agustinus Nahak mengaku sangat berterimakasih atas bantuan dan dukungan Pemkab Badung atas sukses terselenggaranya kegiatan tersebut, hingga berhasil menorehkan catatan dalam buku rekor Muri. Dimana Muri mencatat bahwa rejor tersebut adalah rekor parade gebogan terbanyak di mall, bahkan rekor tersebut diketahuinya juga menjadi rekor dunia. “Kita lakukan kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan rasa bela negara, nasionalisme dan cinta tanah air. Salah satu bentuknya adalah dengan mempertahankan budaya dan memperkenalkan budaya kepada dunia,”ujarnya.

 

Untuk itu pihaknya mengajak masyarakat untuk berbangga dan tetap melestarikan budaya tersebut. Sebab budaya bali utamanya Gebogan adalah salah satu bentuk bela negara yang nyata.   Hal tersebut bukan sebatas pada gebogan semata, namun juga budaya bali yang lainnya. “Acara Bali Bhakti Pancasila Mahakarya Kabupaten Badung yang kita sajikan dalam bentuk parade Gebogan ini juga sekaligus juga untuk memeriahkan rangkaian HUT Ibukota Kabupaten Badung ‘Mangupura’ yang ke-8,”imbuhnya. 023/ADV
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

75 tanggapan untuk “Sinergi Pemkab Badung dengan Forum Bela Negara propinsi Bali pecahkan rekor Muri 230 parade Gebogan di Mall

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!