Serukan Dunia Damai dan Peduli Lingkungan

posbali.id

Pembukaan Olimpiade 2016

 

PEMBUKAAN Olimpiade Rio 2016 yang disebut murah meriah,  ditandai  pidato Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach yang menyerukan perdamaian di seluruh dunia. “Di Olimpiade ada satu peraturan yang berlaku buat semuanya, kita adalah sama,” serunya. Ajang Olimpiade Rio  kembali mengingatkan  masyarakat seluruh dunia untuk peduli terhadap lingkungan alam dan kemanusiaan.

Panitia Olimpiade Rio de Janeiro sepertinya tidak ingin gelaran Olimpiade cepat dilupakan begitu saja saat sudah selesai. Maka, panitia pun memutuskan selalu berupaya membuat hal berbeda. Panitia Olimpiade 2016  memberikan bibit pohon bagi para atlet yang mengikuti upacara pembukaan.

Bibit pohon itu nantinya akan ditanam di kawasan Stadion Deodoro. Harapannya, kawasan ini kelak akan jadi hutan atlet. “Ini akan jadi warisan Olimpiade Rio 2016,” demikian tercantum dalam situs resmi Olimpiade.

Hal yang unik dari pembukaan pesta akbar olahraga dunia itu, tercatat  Tuvalu jadi kontingen yang paling kecil. Negara yang terletak di Samudra Pasifik itu cuma mengirim seorang atlet, Etimoni Timuani yang akan bertanding di cabang olahraga atletik. Bagi negara Tuvalu, ini  ketiga kalinya mereka ikut Olimpiade setelah Olimpiade 2008 di Beijing dan 2012 di London.

Ada juga kontingen pengungsi (refugee team) juga jadi daya tarik di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Kehadiran mereka menjadi pesan perdamaian di Olimpiade kali ini. Kontingen pengungsi yang terdiri dari 10 atlet ini pun mendapat sambutan meriah saat upacara pembukaan. Rinciannya, enam atlet pria dan empat atlet wanita.

“Salam para atlet, Anda mengirimkan pesan harapan dari jutaan pengungsi di seluruh dunia. Di Olimpiade kali ini, kami tidak hanya menoleransi perbedaan, kami menyambut kalian sebagai elemen baru dalam persatuan dan perbedaan,” kata Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach.

Olimpiade Rio de Janeiro 2016 juga jadi Olimpiade pertama bagi dua negara, Kosovo dan Sudan Selatan. Kosovo pertama kali diakui Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 2014. Sementara, Sudan baru diakui tahun lalu. Dalam parade pembukaan, bendera Kosovo dibawa atlet judo Mjlinda Kelmendi. Di Olimpiade London 2012, Kelmendi berkompetisi untuk Albania.

“Ini jadi momen bersejarah buat negara saya dan juga saya. Ini sangat memotivasi saya,” ujar Kelmendi terkait keikutsertaan Kosovo pertama kali di Olimpiade, seperti dilansir AP. Kosovo mengirim delapan atlet di Olimpiade kali ini.

Di sisi lain, Sudan Selatan hanya mengirimkan tiga atlet. Sebelum Sudan Selatan terdaftar, salah satu atlet mereka, Guor Marial terpaksa berkompetisi di Olimpiade London 2012 sebagai atlet independen.

Pembukaan Olimpiade  juga mengangkat isu kekayaan budaya dan keanekaragaman hayati Brazil ditampilkan melalui pertunjukan seni kolosal
besutan sutradara Fernando Mirelles ini melibatkan sekitar 6.000 sukarelawan.

Selain itu juga dilibatkan artis penyanyi terkenal Brazil Gilberto Gil, Caetano Veloso, Anitta dan super model Gisele Bundchen Gerakan tari dan dukungan teknologi animasi, memadukan unsur perjalanan sejarah Brazil. Pergelaran seni itu juga menunjukkan kekayaan biodiversity Brazil berupa hutan-hutan, flora fauna,  serta pantai-pantai yang indah. pus/dbs
………………………

 

Lagi, Kontingen Indonesia Dipuji

KEMERIAHAN pembukaan Olimpiade Rio 2016 bagi kontingen Indonesia makin mengharukan karena penampilan duta bangsa itu kembali dapat pujian khalayak internasional. Di Olimpiade London 2012, penampilan kontingen Indonesia juga  dipuji media utama Eropa.

Kontingen Indonesia berhasil mencuri simpati karena 127 kontingen negara peserta tentu semaunya ingin menampilkan aksi terbaiknya dalam pembukaan yang digelar di Stadion Maracana di Kota Rio de Janeiro, Jumat malam (5/8) atau Sabtu pagi (6/8) Wita.

Jaringan media internasional Inggris BBC, kembali memuji aksi kontingen Indonesia yang menampilkan kostum perpaduan busana  adat Lampung, Papua, dan Bali. “Banyak negara bermain aman dengan hanya memakai tracksuit. Tetapi beberapa negara berani tampil berbeda. Aplaus untuk Indonesia,” tulis BBC pada laman bbcnews.com.

Media sosial segera bereaksi ketika tayangan televisi menyoroti kontingen Indonesia berjalan menyusuri stadion. Ahmed al Omran, koresponden harian Wall Street Journal, menyebut kontingen Indonesia pantas memenangkan kategori pakaian paling mengesankan dalam pembukaan Olimpiade 2016.

Cuitan Al Omran di Twitter kemudian dicuitkan kembali sebanyak 976 kali. Pendapat tersebut diamini sejumlah pengguna Twitter. Seseorang dengan akun @ritaag bahkan secara khusus menyoroti pakaian keemasan yang dipakai kontingen Indonesia.

Seorang pembaca Facebook BBC Indonesia bernama Arman Gsp turut memuji pakaian kontingen Indonesia. “Kolaborasi fashion batik yang super nice. Good job Indonesia Raya,” tulisnya.

Parade kontingen diawali tim Yunani. Sementara, tuan rumah, Brasil muncul di urutan terakhir. Kontingen Indonesia diperkenalkan setelah India. Atlet lompat jauh kebanggaan Indonesia, Maria Natalia Londa mengusung bendera Merah Putih dengan pakaian adat Bali yang anggun nan menebarkan pesona.

Peraih medali emas Asian Games 2014 Incheon itu didampingi Chef de Mission Raja Sapta Oktohari. Sementara, atlet lainnya mengenakan jas putih bercorak garuda merah putih  dan batik Parang. Selain Maria, seluruh rombongan mengibarkan bendera Merah-Putih berukuran kecil. pus/dbs

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!