Semangat Nasionalisme dari Bali untuk NKRI

posbali.id

Bendera Raksasa Merah Putih Berkibar di Tebing Uluwatu 

 

BENDERA Merah Putih raksasa berukuran 71 X 20 meter, Selasa (16/8) lalu, akhirnya terbentang di Tebing kawasan Pura Luhur Uluwatu.

Hal itu serangkaian dengan kegiatan ‘‘Bali Merah Putih’’ peringatan HUT ke- 71 Kemerdakaan RI yang dimotori oleh Kodam IX/Udayana.

Atas nama rakyat Badung, Bupati Nyoman Giri prasta menyambut dan mengapresiasi pengibaran bendera merah putih berukuran jumbo tersebut di Tebing Pura Luhur Uluwatu. Momentum tersebut dijadikan ajang memperkokoh empat pilar kebangsaan Negara Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Mari kita semua acungkan tangan terbuka ke atas. Ini adalah lambang sila dasar Pancasila masing-masing, kemudian kita kepalkan tangan erat dan kita perkuat. Mari pekikan salam kebangsaan NKRI, merdeka!, merdeka!, merdeka!, “seru Giri Prasta.

Melalui kegiatan itu, dia menegaskan hal tersebut akan membentuk karakter bangsa, bahwa sebagai warga negara Indonesia harus mempunyai sifat bela negara dan nasionalisme. Karena lahir, hidup, dan mati di NKRI tercinta ini. Selain itu, konsep Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam bidang budaya. Ditegaskannya adalah konsep hidup di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dan untuk NKRI. “Merdeka itu adalah Maha dan Ardika, yang artinya kebebasan yang hakiki. Karena itulah, perjuangan Bapak Soekarno-Hatta memerdekakan Indonesia pada 17 Agustus 1945 jangan sampai dilupakan. Dan, yang jelas kami berkomitmen untuk membangkitkan semangat nasionalisme generasi muda,” tegas Giri Prasta.

Sementara Kasdam IX/ Udayana, Brigjen TNI Stephanus Trimulyono yang membacakan sambutan Pangdam IX/ Udayana Mayor Jendral TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., menyatakan, bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang terbebas dari belenggu penjajahan. Di mana kemerdekaan tersebut bukan karena hadiah dari penjajah, tapi perjuangan pahlawan kusuma bangsa yang gugur membela Tanah Air Indonesia. “Jadikan semangat kusuma bangsa sebagai teladan dan semangat perjuangan NKRI. Mari tingkatkan rasa cinta Tanah Air, rasa nasionalisme, kita bangga menjadi warga Republik Indonesia,”terang Brigjen TNI Stephanus Trimulyono.

Ditegaskannya pengibaran bendera merah putih raksasa di Tebing Pura Luhur Uluwatu adalah kado masyarakat Bali kepada Republik Indonesia dalam perayaan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Makna pengibaran bendera merah putih adalah wujud nyata semangat kepedulian anak muda dalam mengibarkan semangat nasionalisme, patriotisme dan rasa cinta terhadap NKRI. Sekaligus mewujudkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat. “Mari hayati dan resapi, semoga kegiatan ini bukan hanya berarti mengibarkan sang merah putih. Tapi mengenang dan melanjutkan perjuangan pahlawan kesuma bangsa,” tegas Brigjen TNI Stephanus Trimulyono.

Seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, DPRD Badung, siswa dan organisasi pemuda hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut. Di antaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Badung, Perwira TNI dan Polri, Camat beserta Muspika Kuta Selatan, Kuta, Kuta dan Utara, Pengelingsir Puri Kuta,  Jero Bendesa Adat Pecatu, Pimpinan Bali Pecatu Graha dan lainnya. 023/020/adv

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!