Sekum BKKBN Kunjungi KKB Desa Candikusuma, Jembrana

posbali.id
Kunjungan Sekum BKKBN ke KKB Candikusuma, Jembrana, Selasa (17/4)
 
NEGARA, POSBALI.ID – Sekretaris Utama (Sekum) BKKBN, H. Nofrijal, S.P.,M.A  melakukan kunjungan ke Provinsi Bali, Selasa (17/4). Kunjungan tersebut dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Kampung Keluarga Berencana (KKB) dan Balai Penyuluhan KB yang saat ini dipusatkan di KKB Desa Candikusuma, Jembrana.
Dalam Kunjungan kerja yang diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, M. Sudiada S.H., M.H., Sekretaris Utama BKKBN, H. Nofrijal, S.P.,M.A menyampaikan bahwa Program KKB merupakan program pemerintah yang bertujuan supaya manfaat Program KB lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama yang berada di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal dan terpencil.
“Pelaksanaan KKB merupakan program lintas sektor dengan melibatkan kurang lebih 17 kementerian dan lembaga, serta mitra kerja dari unsur swasta terkait,” katanya.
Dinyatakan, tujuan KKB ini tidak hanya terkait dengan KB saja, tetapi lebih luas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari peningkatan kemampuan dan ketrampilan hidup. Bagaimana pola asuh dan pola didik yang baik terhadap putra-putrinya dan juga ketrampilan dalam meningkatkan pendapatan keluarga.
KKB dibangun dalam rangka membangkitkan semangat merencakan hidup yang sehat dan sejahtera bagi semua masyarakat. Tidak hanya kontrasepsi, tetapi juga dalam kemampuan dan ketrampilan hidup. Baik dalam mendidik putra-putrinya maupun meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.
Sementara itu, Bupati Jembrana, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekda Jembrana M. Sudiada S.H., M.H., menyambut baik program Kampung KB. Melalui program ini, OPD kabupaten dapat mensinergikan kegiatan-kegiatan dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk di Jembrana sendiri, sampai tahun 2017 sudah terbentuk sebanyak 5 KKB, yang tersebar di seluruh kecamatan dan tahun ini akan dibentuk lagi sebanyak 8 KKB. Kami berharap, hal ini tidak hanya sebatas pembentukan saja, tetapi bagaimana setelah terbentuk, wilayah tersebut dibina oleh seluruh OPD terkait sehingga menjadi wilayah yang mandiri dan kehidupan masyarakatnya menjadi lebih sejahtera,” jelasnya.
Di sisi lain, Perbekel Desa Candikusuma yang diwakili oleh Sekretaris Desa, I Wayan Suardana menyampaikan bahwa wilayah Candikusuma saat ini sudah menjadi desa wisata. Hal ini tidak terlepas dari dampak adanya program KKB.
“Berbagai kegiatan dari OPD Kabupaten Jembrana telah dilaksanakan di desa kami, di antaranya bedah rumah, pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu (tata rias, pembuatan jamu, abon, kue), pemberdayaan kelompok masyarakat (subak abian, Simantri) dan juga pemberdayaan usaha masyarakat desa (bengkel, usaha tahu, kerajinan dan lain-lain),” ungkap Suardana.
Sebelum bertatap muka dengan masyarakat di Desa Candikusuma, Nofrijal juga berkunjung ke Balai Penyuluhan KB di Kecamatan Melaya dan dilanjutkan pelaksanaan dialog dengan para PLKB se-kabupaten Jembrana, pada Rabu (18/4).
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pameran usaha kerakyatan masyarakat Desa Candikusuma dan pelayanan KB gratis melalui mobil pelayanan. Jumlah akseptor yang terlayani sebanyak 9 akseptor implant. eri
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!