Sekda Lobar Sorot Rendahnya Capaian PAD di Sejumlah SKPD

posbali.id

LOBAR, POSBALI.ID – Rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sejumlah SKPD di Kabupaten Lobar mendapat sorotan dari Sekda Lobar H. Moch Taufiq. Hal itu disampaikan saat memimpin rapat pimpinan di aula Kantor Bupati Lobar, Rabu (14/3).

 

Taufiq sangat menyayangkan capain PAD di sejumlah SKPD itu masih dibawah target yang seharusnya. Bagaimana tidak, hingga bulan Maret ini, capaian PAD baru sebesar 12,82 persen. Padahal target sampai bulan Juni sudah ditetapkan harus mencapai 40 persen.

 

Dari data yang diperoleh, sejumalh SKPD yang capaian PAD-nya rendah antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PU an Tata Ruang, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian, serta BPKAD. Taufiq pun menyarankan, agar SKPD yang capaian PAD-nya masih di bawah target untuk melakukan terobosan-terobosan guna mempercepat capaian.  “Terobosan yang dimaksud bisa berbentuk intensifikasi, ekstensifikasi dan inovasi,” tegasnya.

 

Mendapat sorotan seperti, beberapa kepala SKPD pun mencoba membela diri dengan menyampaikan beberapa alasan. Salah satunya adalah Kepala Dinas Pertanian, H. Muhur Zohri. Dia memberi jawaban karena memang diminta untuk mengklarifikasi, pasalnya Dinas Pertanian ditargetkan mencapai PAD sebesar Rp 750 juta yang antara lain terbanyak bersumber dari penjualan benih. “Biasanya pembuatan benih dilakukan di awal panen, dan saat ini pembuatan benih tersebut sedang berproses,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, alih-alih member jawaban maksimal, Muhur justru berharap agar Dinas Pertanian diberikan tambahan areal pertanian seluas 5 hektar. Menurutnya, dengan tambahan areal hamparan, diyakini bisa mengejar target PAD yang dibebankan.

 

Lalu bagaimana dengan Dinas Kominfo ? Kepala Dinas SKPD tersebut, Budi Dharma Jaya menjelaskan atas masih rendahnya capaian PAD di SKPD-nya. Hal itu disebabkan masih adanya tagihan retribusi dari provider. Pihaknya pun sudah melayangkan surat tagihan ke semua  provider yang wajib menyetor retribusi daerah.

 

Kepala Dinas PU-Tata Ruang Lobar I Made Artha Dana juga tak ketinggalan member klarifikasi. Pimpinan SKPD yang dibebankan PAD sebesar Rp550 juta menegaskan pihaknya telah menyiapkan strategi terobosan untuk mempercepat capaian target.

“Antara lain melakukan promosi kebeberapa asosiasi, perusahaan swasta dan SKPD se Pulau Lombok. Siapa yang perlu alat, kami siap,” serunya.

 

Beda halnya dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas, Ir. H. Dulahir menjelaskan penyebab belum tercapainya PAD pada dinas yang dipimpinnya.

Menurutnya, tahun ini dinasnya di target mampu mendapat Rp 4,9 milyar, bertambah sekitar Rp8 milyar dari tahun lalu. Padahal, akunya, mereka kehilangan satu mata pendapatan sehingga ia meminta target PAD bisa dikurangi.

 

Sekda Lobar kembali menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, kondisi ini berulang kali terjadi dari tahun ke tahun. Khusus kepada Dinas Perijinan, Sekda berharap agar DPM-PTSP membuat standar operating prosedur (SOP) tentang perizinan agar iklim investasi di Lobar semakin baik. Ini dimaksudkan juga agar orang yang mengurus izin bisa menjadi lebih mudah. “Kalau diberi izin ya izinkan, kalau tidak ya tidak. Jangan abu-abu. Nanti ini yang jadi fitnah,” pungkasnya kemudian. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Satu tanggapan untuk “Sekda Lobar Sorot Rendahnya Capaian PAD di Sejumlah SKPD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!