Sejumlah Proyek Pemerintah di Gianyar Terkendala

posbali.id

Dampak Penutupan Galian C di Karangasem

 

GIANYAR, POS BALI ONLINE – Penutupan Galian C mulai berdampak pada proyek-proyek pemerintah yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Di Kabupaten Gianyar misalnya, sejumlah proyek pemerintah terkendala masalah material akibat puluhan bisnis Galian C di Karangasem ditutup. Walaupun ada sedikit kendala, pemerintah setempat tetap berharap semua proyek selesai tepat waktu.

Hal itu diungkapkan, Asisten Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar,  Ketut Astawa Suyasa saat memimpin kunjungan kerja ke  Kecamatan Tampaksiring dan Tegalalang, Rabu(10/8).

Lebih lanjut, Astawa Suyasa didampingi Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar, I Wayan Wirasa mengatakan, tahun 2016 jumlah pekerjaan konstruksi yang masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebanyak 125 paket dengan nilai total pagu Rp. 427 M. Semua proyek diharapkan bisa selesai tepat pada waktu, sehingga bisa cepat dipergunakan masyarakat.

Astawa Suyasa juga mengakui keterlambatan material yang datang bisa beresiko terhadap waktu pengerjaan. “Kita berupaya mengoptimalkan agar semua bisa berjalan sesuai rencana,” terangnya.

Salah satu rekanaan proyek mengatakan, pengerjaan proyek terkendala bahan material yang datang terlambat karena Galian C di Karangasem masih dalam kasus.

Rombongan berjumlah sekitar 15 orang yang terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum, Bagian Keuangan, Inspektorat dan Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Gianyar, meninjau proyek perbaikan jembatan Pacung-Padpadan dengan nilai kontrak Rp. 4.730.526.00, dilanjutkan ke rehab jalan lingkungan Lokeserana-Patemon-Panglan dengan nilai kontrak Rp. 4.197.297.00, lalu ke rumah warga di Desa Pejeng atas nama I Ketut Sudarta terkait bedah rumah dengan nilai kontrak Rp. 30.819.672.

Juga melihat pembangunan ruang belajar baru di SMP 3 Tampaksiring dengan nilai kontrak Rp. 423.000.000, dilanjutkan meninjau pembangunan posko pencegahan dan penangan bencana kebakaran di Ubud dengan nilai kontrak Rp. 199.000.000, ke pembangunan senderan pura Masceti Gunung Sari, Desa Peliatan Ubud dengan nilai kontrak Rp. 237.378.000.

Dilanjutkan dengan meninjau fi nishing kantor Desa Tegalalang dan fasilitas taman bacaan masyarakat dengan nilai kontrak Rp. 332.000.643,85 , dan meninjau rumah warga di Tegalalang atas nama I Wayan Merta  terkait bedah rumah dengan nilai kontrak Rp. 30.819.672 dan yang terakhir meninjau jalan Melinggih–Kelusa dengan nilai kontrak Rp. 3.223.397.000. 011

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!