Scurity di Bali Diharapkan Lebih Profesional dan Lakukan Sertifikasi

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Bali sebagai destinasi wisata dunia, sektor keamanan menjadi hal yang diharapkan wisatawan selama berlibur di Bali. Untuk menjaga sektor keamanan tersebut, terlebih lagi di area kawasan wisatawan menginap. Keberadaan scurity sebagai garda terdepan pengamanan diharapkan semakin profesional, untuk menunjukan keprofesionalan tersebut diperlukan upaya pelatihan, pembinaan dan sertifikasi yang harus dimiliki setiap scurity. “Wisatawan negara luar, pejabat dan pimpinannya itu datang ke Bali, yang pertama dilihat itu standar keamanannya, memiliki sertifikat atau tidak tenaga scurity-nya. Peningkatkan kualitas scurity di Bali sangat diperlukan, sebab scurity merupakan mitra Polri dan perpanjangan dari Polri, untuk menjaga keamanan di suatu tempat perusahaan dimana yang bersangkutan bekerja,”terang Wakapolda Bali Brigjen Pol Wy Sunartha disela-sela Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah APSI (Asosiasi Profesi Scurity Indonesia) Propinsi Bali, Kamis (1/11) di Kuta.

 

Kenapa hal tersebut ditekankannya sangat penting dilakukan, sebab berkaca saat Indonesia (Bali) menjadi tuan rumah IMF 2018 lalu. Sebelum dilaksanakannya IMF, beberapa hotel di cek sistem kemanananya oleh tim pengamanan kepala negara dan delegasi yang hadir dalam IMF, utamanya delegasi dari negara Amerika. “Yang pertama di cek itu adalah scurity hotelnya, itu harus berstandar internasional. Ini sudha kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Bali, agar seluruh stake holder yang memberdayakan scurity harus melaksanakan sertifikasi sesuai peraturan perundang-undangan. Pak gubernur sependapat akan itu dan beliau mengaku akan membuatkan regulasinya,”paparnya.

 

Diakuinya sejauh ini kondisi scurity di Bali sudah menunjukan peningkatan, bahkan sejauh ini sudah cukup bagus karena belum pernah ada komplain dari tamu. Diakuinya memang pada awal scurity itu di warnai oleh ormas. Namun jika mereka melanggar, hal itu ditegaskannya tentu akan diproses. Sebab hal itu menyangkut nama baik Bali dan  Indonesia di mata dunia. Namun kedepan melalui wadah Apsi ini, ia berharap pelan-pelan bisa dilakukan koordinasi, pembinaan dengan penggusa jasa scurity. Supaya dalam proses recrutmennya harus benar-benar mengikuti aturan dan standar yang ada dan harus profesional. “Satpam kedepan harus mengikuti kriteria, direkrut sesuai ketentuan Polri, direkrut melalui suatu test, harus mengikuti pelatihan sesuai jenjang yang ditempuh, memiliki hubungan Industrial dengan perusahaan. Menjadi seorang scuriti itu harus melalui proses yang baik, benar, ada pengawasanya, sehingga tidak ada yang arogan dan nakal. Jadi semua profesional,”tegasnya.

 

Melalui Apsi tersebut, ia juga berharap agar Apsi bisa membuatkan modul, materi pelajaran yang akan disampaikan lembaga yang ada di kewilayahan. Sehingga materi yang disampaikan tersebut bisa sesuai dengan standar pelatihan, seperti garda pertama, madiya dan utama. Dimana peraturan yang menjadi acuan di bidang scurity itu adalah Peraturan Kapolri (Perkap) no 24 tahun 2007. Dimana anggota ormas yang ingin menjadi scurity juga harus mengikuti pelatihan dan sertifikasi.

 

Menjawab tantangan tersebut Ketua DPD APSI Propinsi Bali, Gede Risky Pramana usai dilantik mengaku akan membuat berbagai terobosan dan inovasi, dalam upaya peningkatan kualitas scurity di Bali. Adapun langkah pertama yang akan diambil adalah dengan melakukan sertifikasi kepada garda utama atau para manajer scurity. Hal tersebut agar para anggota scurity yang bersertifikasi garda pratama, dipimpin oleh orang yang sudah bersertifikasi garda pratama. “Kita juga akan mempererat kerjasama dengan pihak polda Bali, untuk membina scurity agar sertifikasi dan peningkatan kompetensi kerja,”sebut Risky.

 

Ditegaskannya, Apsi bukan hanya jadi organisasi pemonitor scurity. Namun Apsi adalah organisasi yang juga bertugas membina scurity, karena fungsi apsi sama seperti sarikat profesi satpam. Pihaknya akan memberikan arahan bahwa profesi satpam itu dilidungi oleh UU dan profesi satpam akan dilengkapi SKKNI, dengan produk kap terbaru dari Mabes Polri. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!