Sambut Sumpah Pemuda, SMFIB Unud Gelar Bhakti Tri Hita Karana II

posbali.id

DENPASAR, POS BALI  ONLINE – Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Senat Mahasiswa Fakultas ILmu Budaya Universitas Udayana (SMFIB Unud) untuk kedua kalinya menggelar Bhakti Tri Hita Karana, Sabtu (28/10/2017). Kegiatan yang dilaksanakan di Pura Dalem Pangembak, Mertasari, Desa Sanur Kauh, Denpasar itu diikuti puluhan mahasiswa dari 8 program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya, termasuk fungsionaris SMFIB Unud dan Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (BPM FIB Unud).

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan kerja sosial berupa bersih-bersih (mareresik) di areal Pura Dalem Pangembak, penanaman tanaman bunga meliputi kembang sepatu, kenanga, dan cempaka, pengadaan plang parkir di areal parkir Pura Dalem Pangembak, pengadaan papan informasi dan denah pura.

Ketua SMFIB, I Kadek Sudana Wira Darma, didampingi ketua panitia, Bendesa Gede Widyastana Putra Sadhu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program kerja Bidang II SMFIB Unud yang merupakan wujud dan komitmen SMFIB sebagai representasi mahasiswa FIB Unud dalam menumbuhkan kepedulian mahasiswa serta menjaga taksu Bali. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa FIB diharapkan mampu memahami dan menerapkan konsep Tri Hita Karana dengan baik, menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta memberikan wahana sosialisasi atar sesama mahasiswa.

“Kegiatan ini kami programkan dari awal pembentukan pengurus dan telah terealisasi untuk kedua kalinya. Untuk kegiatan kedua ini kami mengambil tema Karma Yoga, yang bermakna sebagai pengabdian yang tulus ikhlas sebagai jalan mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan yang tepat dilaksanakan pada Hari Sumpah Pemuda juga diharapkan mampu memberikan energi positif tentang kebhinekaan sebagai modal menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah isu pemecah belahan yang kini tengah bergejolak di NKRI.

“Seperti diketahui ada ratusan mahasiswa dengan latar belakang suku, ras dan agama saat ini mengenyam pendidikan di fakultas kami. Selain itu, hingga saat ini kami merupakan fakultas dengan jumlah prodi terbanyak di Unversitas Udayana. Melalui kegiatan ini kami ingin memperlihatkan keberagaman itu, bahwa dengan bekerja sama kita pasti bisa maju bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Sanur Kauh, I Made Ada, S.Sos. dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan yang dielopori SMFIB Unud itu. Made Ada berharap kegiatansemacam ini bisa berlanjut dan membumi di kalangan masyarakat umum. “Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut. Secara pribadi saya berharap kegiatan bukan hanya ditujukan untuk menanam saja, tetapi juga memelihara secara berkeanjutan,” pintanya. eri

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *