Rumaksi Pilih Lepas PKB dan Gerindra Klaim Sudah Penuhi Syarat Pencalonan di Pilkada Lotim 2018

posbali.id
H. Rumaksi (kanan) bersama HM. Sukiman Azmay (SuKma) siap menatap Pilkada Lotim 2018.
RUL/POS BALI).

MATARAM, POS BALI – Bakal calon wakil Bupati (Bacawabup) Lombok Timur H. Rumaksi SJ SH mengaku, tak terlalu merisaukan dukungan minimal 10 kursi yang dipersyaratkan dalam pencalonan di Pilkada Lotim 2018. Sebab, syarat dukungan parpol yang diperolehnya bersama bakal calon Bupati (Bacabup) HM. Sukiman Azmy, dipastikan telah mencukupi.

Menurutnya, jika dikalkulasi dukungan lima parpol yang kini memiliki kursi di DPRD Lotim. Diantaranya, Partai Golkar, PPP, NasDem, PKPI, PBB dan PDIP, maka jumlah totalnya mencapai 19 kursi. “Lima parpol ini sudah cukup dan telah melebihi syarat minimal pencalonan,” ujar Rumaksi menjawab POS BALI, Rabu (8/11) kemarin.

Politisi Partai Hanura itu menegaskan, tak terlalu risau akan belum terbitnya dukungan dalam bentuk SK dari DPP Hanura hingga kini. Pasalnya, sudah ada dua parpol besar, yakni Partai Golkar dan PDIP yang akan menggantikan posisi Hanura sebagai kendaraan politik dalam pencalonannya kali ini.

“Insya Allah, Kamis (9/11) saya telah memperoleh informasi langsung jika DPP PDIP akan menyerahkan SK dukungan ke dirinya bersama Sukiman. Selanjutnya, Partai Golkar melalui Ketua Umum Setyo Novanto akan pula menyerahkan SK yang diserahkan di Lombok Timur,” kata Rumaksi.

Ia mengatakan, pelaksanaan deklarasi pencalonannya akan dilaksanakan setelah semua SK parpol dikantonginya. Direncanakan, pola deklarasi akan dilakukan berbeda dengan pasangan calon lainnya. “Kalau saya bersama pak Sukiman tidak mau hura-hura, tapi kita akan fokus menghadirkan 1.001 anak yatim piatu yang kita rencanakan setelah usainya bulan Safar dalam penanggalan Islam,” tegas Rumaksi.

Terkait dukungan Gerindra dan PKB yang selama ini berkomitmen akan memberikan dukungan pada duet Sukiman-Rumaksi (SuKma). Anggota DPRD NTB itu menambahkan, pihaknya memilih tidak terlalu berharap lagi, lantaran jika semua parpol diborong pihaknya, maka hal tersebut tidak baik dalam demokrasi di kabupaten paling padat penduduknya di NTB tersebut.

“Saya dan Pak Sukiman memilih melepas Gerindra dan PKB agar bisa digunakan kandidat lainnya. Yakni, ke Pak Lutfi dan petahana Wabup Khaerul Warisin. Jika banyak kandidat kan baik, sehingga masyarakat Lotim akan punya banyak pilihan,” tandas Rumaksi. 031

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!