Rekrutmen CPNS Pemprov Bali-Sekda Tegaskan Tak Ada Titip Menitip

posbali.id

DENPASAR, POS BALI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinis Bali, Dewa Indra menegaskan, tidak ada istilah titip menitip kepada pejabat dalam penerimaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tahun 2018 ini.

“Titip sama komputernya jangan titip sama pejabatnya, suruh komputer yang ngerjain. Sekarang tidak bisa. Tadi kita lihat semua proses tes ini berjalan dengan transparan dan akuntabel,” tegas Sekda setelah memonitoring Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di Kantor Regional X, Badan Kepegawaian Negara, di Jalan Bay Pass Ngurah Rai No. 646, Suwung, Denpasar, Kamis (1/11/2018).

Kendatipun proses CAT tersebut berlangsung sangat obyektif, transparan, dan sangat akuntabel, pihaknya ingin memastikan dengan melihat langsung terkait sistem tersebut apakah berjalan sesuai integritas. “Kerja sistem CAT saya sudah lihat tadi. Ternyata riil time, peserta tes sudah bisa melihat langsung hasil tesnya,” ujarnya.

Begitu juga diluar ruangan, tambahnya, pihaknya melihat terkait orang yang mengikuti seleksi sudah sesuai. Dan tidak ada joki yang masuk. Karena semua menggunakan sistem yang memfilter, yakni menggunakan barcode. “Jadi bukan bay visual saja, tapi bay technology. Sehingga jika ada orang yang datang sudah bisa diseleksi oleh teknologi. Jadi sebelum masuk ke ruang CAT dan proses di ruangan CAT saya yakini sudah akuntabel,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan SKD dengan sistem CAT tersebut, berlangsung selama sebelas hari, yakni dari 1-11 November 2018 dan diikuti sebanyak 10.265 orang yang akan menempati formasi hanya sebanyak 818 orang saja. Dimana dalam CAT ini, juga diikuti kaum disabelitas sebanyak 3 orang dari tuna netra. Pelaksanaan untuk peserta disabel ini, akan didampingi. Kendatipun demikian, menurut Sekda, tidak ada perlakuan khusus.

Sementara dalam monitoring tersebut, juga menggadeng aparat penegak hukum, baik dari kepolisian, kejaksaan, serta monitoring dari Ombusman Perwakilan Bali, BPKP Bali, dan Inspektorat Bali, dilibatkan. Dimana langkah tersebut, untuk menjamin keterbukaan dan transparansi dalam rekrutmen CPNS Bali. alt

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!