Reklame Mulai Serbu Kawasan Underpass Ngurah Rai

posbali.id
Beberapa Titik Reklame di Duga ‘Bodong

MANGUPURA, POS BALI – Beberapa reklame belum lama ini memang sempat dibongkar di seputaran bundaran tugu Ngurah Rai. Hal tersebut seiring dengan beberapa lahan terkait yang tergusur pelebaran jalan pembuatan underpass. Namun pasca rampungnya underpass simpang Tugu Ngurah Rai tanggal 31 Agustus lalu, kini beberapa reklame terlihat mulai muncul menyerbu disekitar kawasan underpass. Jika hal tersebut tidak dikendalikan, hal itu dirasa akan membuat estetika underpass menjadi tidak bagus. “Saya harap pemerintah kembali menyoroti soal reklame ini. Jangan sampai setelah menjamur, baru bereaksi,”terang salah seorang tokoh masyarakat Tuban, Made Sumasa, Minggu (12/9).

 

Menurut pandangannya, keberadaan titik reklame di Badung dinilai perlu diperjelas. Pasalnya kian hari keberadaan reklame seolah semakin menjamur, sementara masyarakat tidak bisa ikut melakukan pengawasan karena tahu di titik mana saja yang memang diperbolehkan memasang reklame. Untuk itu selaku masyarakat, ia kembali mengingatkan Pemerintah Kabupaten Badung untuk memastikan pemetaan terhadap lokasi pemasangan reklame. Jangan sampai celah tersebut dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, dalam artian memasang reklame tanpa mengantongi perizinan. “Pengawasan instansi terkait terhadap hal itu saya rasa masih perlu ditingkatkan lagi. Kalau memang tidak boleh, ya tidak boleh. Jangan sisakan celah sedikitpun terhadap oknum, untuk bermain di balik semua itu. Jadi ketegasan Bupati Giri Prasta harus diimplementasikan oleh seluruh jajarannya, karena komitmen beliau jelas dan itu harus diikuti jajaran dibawahnya,”paparnya.

 

Pemkab Badung diharapkannya harus cermat dalam menyikapi perkembangan yang terjadi di lapangan. Sebab sepengetahuannya reklame-reklame baru mulai muncul dibeberapa titik di kawasan Kuta dan Kuta Selatan. Ia sendiri mengaku sangat menyangsikan kepemilikan izin terhadap reklame-reklame tersebut. Jangan seolah menunggu reklame itu jadi baru disikapi, sebab itu akan memunculkan permasalahan baru. Seperti contoh keberadaan tiang penyangga reklame yang berdiri di tepian akses pamelastian pesisir timur Tuban. Dimana tiang penyangga tersebut sudah cukup lama dibiarkan berdiri di lokasi, tanpa perkembangan yang jelas. Apakah di titik tersebut tergolong melanggar atau bukan, sebab tidak ada kejelasan terkait informasi perizinannya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Satu tanggapan untuk “Reklame Mulai Serbu Kawasan Underpass Ngurah Rai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!