Pura Pasar Agung

posbali.id

Terkait dengan Pura Besakih

 

NAMA lengkapnya Pura pasar Agung Giri Tolangkir, keberadaannya berkaitan erat dengan Pura Besakih sebagai hulunya Pulau Bali.

PURA Besakih yang letaknya di Timur Laut ini sesuai dengan arah terbitnya matahari yang akan memberikan sinar ke seluruh jagat raya,  kemudian dipasarkan dan disebarkan melalui Pura Pasar Agung, sehingga diharapkan semua mendapat perlindungan, berkah dan keselamatan.

Seperti diketahui setiap gunung ada puranya, dan pura untuk Gunung Agung adalah pura Pasar Agung, diyakini pula sebagai pura pasar untuk seluruh Dewa Kahyangan. Merupakan Pura Kahyangan Jagat memiliki dua buah pelataran.

Selain Pura Pasar Agung juga terdapat Pura Melanting yang merupakan tempat persembahyangan pertama. Terdapat beberapa pelinggih seperti sanggar agung, meru, gedong, bale pelik, pewedaan dan bale gong.

Pura ini terletak di punggug atau bisa dikatakan pertengahan Gunung Agung di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut. Menjadikan kawasan ini berhawa dingin.

Akses menuju pura Pasar Agung, jika perjalanan dari Denpasar, maka menuju Klungkung, lewat objek wisata Bukit Jambul, Desa Rendang, Selat kemudian Pasar Agung. Butuh sekitar 2.5 jam berkendaraan.

Jika ingin melakukan pendakian hindari hari-hari suci berikut, yaitu saat Pujawali atau upcara yadnya di pura ini yang dilaksanakan beberapa kali seperti; pada sasih purnama Kelima (1 tahun sekali) pelaksanannya selama 11 hari, purnama sasih Kedasa (1 tahun sekali) selama 11 hari, Buda Wage Ukir (6 bulan sekali) selama 3 hari dan pada tilem Kesanga (1 tahun sekali) dan hanya sehari saja.

Akses menuju ke lokasi terjal dan berliku, diperlukan stamina mobil yang bagus untuk sampai ke lokasi. Keindahan dari pura Pasar Agung terbilang sangat spektakuler, tidak heran wisatawan menjadi lebih penasaran lagi agar bisa sampai ke puncak.

Jika  berkeinginan untuk mendaki perlu beberapa hal diperhatikan agar tidak melakukan pendakian saat upacara pujawali tersebut di atas dan juga hari-hari suci lainnya seperti setiap hari Tumpek, Buda Wage dan Anggar Kasih.

Menurut Jero Mangku, pura tersebut   disanggra warga 16 desa, Kecamatan Selat, serta pangempon ngarep empat desa pakraman terdekat yakni Sogra, Sebudi, Bukit Galah dan Pemaksan Sebun.

Di pura ini terdapat sejumlah palinggih berupa meru, gedong, sanggar agung bale papelik, panggungan, balai gong, dan balai pawedaan. dbs

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *