Proyek Infrastruktur Pemda Klungkung Kekurangan Material Pasir

posbali.id

KLUNGKUNG, POS BALI – Sejumlah proyek fisik milik Pemda Klungkung kembali ditemukan mengalami keterlambatan pengerjaan akibat persoalan keterbatasan material pasir dan batu, semenjak ditutupnya sejumlah galian C terkait status awas yang dimiliki oleh Gunung Agung. Hal itu diketahui, ketika Wakil Bupati Klungkung Made Kasta mengadakan monitoring kesejumlah proyek pemerintah di tiga kecamatan di Klungkung Daratan, Kamis (19/10).

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan pengerjaan proyek agar bisa diselesaikan dengan tepat waktu serta terjaganya kualitas pekerjaan,” jelas Made Kasta dihadapan Kepala Dinas PU Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Gusti Nyoman Supartana, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah Klungkung I Gusti Ngurah Agung, SH, Kepala Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa pada Sekretariat Daerah Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, ST,MT.

Dalam monitoring itu, Wabup Kasta memulai langkahnya di proyek peningkatan jalan Antasari, Kecamatan Klungkung. Dalam pantauan dilapangan Wabup Made Kasta menghimbau untuk melakukan perbaikan sejumlah saluran air serta pembuatan lantai pada got. Kemudian di lokasi kedua yakni perbaikan trotoar di jalan Gunung Batur, Semarapura Kangin, Kecamatan Klungkung juga sempat mengalami keterlambatan akibat kelangkaan material pasir dan batu. Sehingga proyek yang sudah berjalan disana baru 60 persen.

Sementara untuk proyek peningkatan jalan Besan – Bukit Abah, di Kecamatan Dawan juga mengalami hal serupa yaitu keterbatasan bahan material. Proyek yang baru dikerjakan sekitar 8 persen ini baru menyelesaikan pekerjaan drainase saja. Sedangkan untuk pekerjaan jalan belum dimulai akibat kelangkaan material pasir.

Dilokasi terakhir yaitu proyek rehab total Puskesmas Pembantu Bumbungan Kecamatan Banjarangkan, Wabup Kasta juga melihat terjadi keterlambatan pengerjaan. Selain diakibatkan persoalan kelangkaan material juga disebabkan kekurangan tenaga kerja. Atas kondisi ini Wabup Made Kasta menghimbau kontraktor pelaksana yaitu CV. Anugrah Tuhan untuk segera melakukan penambahan tenaga kerja, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Dari sekian proyek yang dipantau, tampak pada proyek pemeliharaan jalan di Dusun Kanginan, Desa Besan, Kecamatan Dawan yang terlihat sudah selesai 100 persen dan tepat waktu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Made Kasta menghimbau kepada sejumlah proyek yang mengalami keterlambatan supaya segera melakukan langkah antisipasi. “Segara lakukan langkah antisipasi seperti penambahan tenaga pekerja, lakukan lembur atau koordinasi apapun sehingga keterlambatan dapat diantisipasi,” ujarnya seraya menyatakan secara umum kualitas pekerjaan sudah cukup baik seperti terlihat pada proyek penigkatan jalan di Dusun Kanginan, Desa Besan dan proyek rehab total Puskesmas Pembantu Bumbungan. Namun pada pengerjaan jalan, ada beberapa bagian seperti got saluran air perlu dilakukan peningkatan kualitas pekerjaan.022

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!