POS BALI Bersama HPI Bedah Rumah di Karangasem

posbali.id

KARANGASEM, POS BALI ONLINE – Prihatin atas banyaknya warga miskin yang memiliki rumah tidak layak huni di Karangasem, Pos Bali bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia(HPI) Bali memberikan bantuan berupa 2 bedah rumah. Ini merupakan tahap pertama dari empat rumah yang direncanakan atas kerjasama Pos Bali dengan DPD HPI Bali.

Rumah yang dibedah kalai ini adalah rumah tidak layak huni milik keluarga miskin I Nengah Sudarta asal Banjar Dinas Abang Kaler, Desa Abang, Kecematan Abang, Karangasem dan Keluarga Miskin Ni Luh Lidera asal Banjar Dinas Tukad Ited, Desa Seraya Timur, Karangasem.

Keluarga I Nengah Sudarta (42) adalah Warga kurang mampu. Ia tinggal bersama istrinya Ni Made Manis (36) beserta empat orang anaknya yang dua diantaranya putus sekolah, masing-masing Ni Luh Upadani (17), Ni Kade Desi (15) yang juga mengalami luka bakar pada bagian leher dan pundak. Di gubuk beralas tanah, berdinding bedeg, serta beratap ilalang ini, juga tinggal dua anaknya lagi yang masih berusia masih kecil, Ni Komang Putu (6) dan Ketut Adi Septiana (2).

Sementara Luh Lidera (48) merupakan janda anak dua yang sudah lama ditinggal suaminya meninggal. Ia hidup bersama dua anaknya di lereng berbukit yang hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Kesehariannya hanya sebagai pembantu rumah tangga seorang bidan desa di Seraya Timur. “Terimakasih sudah membantu saya dan anak-anak saya pak,” ujar Luh Lidera lirih penuh haru.

Bantuan bedah rumah tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Umum Pos Bali, I Made Nariana bersama Ketua DPD HPI Bali Sangtu Subaya, di rumah penerima masing-masing, Kamis (11/8) kemarin. Turut mendampingi Wakil PU Gusti Ngurah Oka bersama Ibu Oka, Pemred Pos Bali Wayan Suyadnya, Manejer Marketing Pos Bali Retno Endah Sada, Redaktur Gregorius Rusmanda, dan anggota HPI Wayan Dumia.

Made Nariana menyampaikan, pihaknya sengaja menyalurkan bantuan bedah rumah kepada masyarakat Karangasem yang benar-benar membutuhkan. Sebab dari pengecekan kemarin, ternyata dari enam yang direkomendasikan hanya dua yang benar-benar layak dibantu. “Kita ingin bantuan sampai kepada yang mereka yang benar-benar layak membutuhkan bantuan,” terangnya.

Pos Bali menerima setiap masukan dan rekomendasi usulan bantuan bedah rumah dari masyarakat namun baru bisa diberikan kalau benar-benar sesuai kreteria. “Kreteria yang bisa kami bantu adalah mereka yang rumahnya tidak layak (alas masih tanah, dinding masih bedeg, dan atap belum genteng) dan tanahnya harus milik sendiri biar nanti jika diusir pemilik tanah rumahnya justru diambil orang lain,” terangnya. Oleh karena itu, pihaknya terpaksa menggugurkan empat usulan lainnya karena tidak lolos kreteria yang dipersyaratkan.

Secara khusus Made Nariana juga mengapresiasi kepedulian HPI Bali yang mau membantu sesama yang berkekurangan di Bali. “Kita tahu para pramuwisata ini pekerja juga sama seperti wartawan, tetapi mereka rela menyisihkan sebagian rejekinya bagi sesama yang kurang beruntung. Saya sangat apresiated. Semoga asosiasi pariwisata lainnya terinspirasi oleh langkah HPI Bali ini,” tandas Nariana.

Sementara itu, Sangtu Subaya menyampaikan pihaknya siap kembali membantu warga Karangasem yang memang benar-benar kehidupannya yang tinggal di tempat yang tidak layak huni. Selain empat rumah yang kerjasama dengan Pos Bali ini, Divisi Korea HPI Bali juga telah membantu bedah rumah di Karangasem.

Pihaknya sengaja mengumpulkan dana swadaya dari rekanrekan pramuwisata (guide) yang jumlahnya sekitar 6.000 orang di seluruh Bali. “Kami senantiasa terjun untuk kegiatan-kegiatan sosial untuk membantu orang-orang yang tidak beruntung yang masih tinggal di bawah garis kemiskinan. Ini semacam komitmen sosial kami, sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ungkap Sangtu. 017

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!