Polisi Geledah Ruang Kerja Mang Jangol di DPRD Bali, Ini Hasilnya

posbali.id

DENPASAR, POS BALI- Satnarkoba Polresta Denpasar dan Polda Bali menggeledah ruang kerja wakil ketua DPRD Bali tersangka narkoba, Jro Komang Gede Swastika alias Mang Jangol, Kamis (9/11/2017) sekira pukul 12.30 Wita. Penggeledahan berlangsung selama setengah jam. Sebelum penggeledahan dilakukan, Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo terlebih dahulu berkoordinasi dengan Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama di ruang kerjanya.

Setelah mendapat izin dari Adi Wiryatama, anggota Satnarkoba Polresta Denpasar dan Polda Bali langsung menggeledah ruang kerja Mang Jangol yang berada di lantai I Gedung DPRD Bali. Tampak puluhan wartawan media cetak, online dan TV memadati lorong di depan ruang kerja wakil ketua DPRD Bali dari partai Gerindra tersebut. Namun, wartawan tidak dizinkan untuk mengambil gambar saat penggeledahan berlangsung.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo dan Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama saat memberikan keterangan pers usai penggeledahan
Dikonfirmasi usai penggeledahan, Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo menjelaskan, penggeledahan itu dilakukan setelah mendapat laporan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali bahwa Mang Jangol positif narkoba jenis sabu-sabu berdasarkan hasil tes urine tahun 2016. Karena Mang Jangol biasa beraktivitas di DPRD Bali, pihaknya menggeledah ruang kerjanya untuk mencari barang bukti sabu-sabu tersebut. Hasil penggeledahan tidak menemukan barang bukti tersebut. “Setelah anggota kami melakukan penggeledahan, hasilnya negatif,” kata Hadi Purnomo. Ia mengaku penggeledahan itu sudah mendapat izin dari Pengadilan.

Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama yang mendampingi Hadi Purnomo saat memberikan keterangan pers mengatakan, pihaknya kooperatif dengan aparat penegak hukum dengan mengzinkan aparat kepolisian untuk menggeledah ruang kerja Mang Jangol. Ia mengaku, sehari sehari sebelumnya Kapolda Bali berkoordinasi dengannya terkait rencana penggeledahan tersebut. Ia menegaskan pihaknya tak menghalang-halangi aparat penegak hukum untuk menggeledah ruang kerja Mang Jangol. “Kami dari lembaga mendukung penegakan hukum ini sehingga menjadi jelas dan tuntas,” tegas Adi Wiryatama.

Nyabu Bareng Istri di Kamar

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo mengungkapkan, istri Mang Jangol juga mengonsumsi narkoba. Mereka biasa nyabu bareng di kamar di rumahnya. “Waktu itu, memang Istri kedua, ketiga memakai. Kalau yang positif kita rehabilitasi. Kalau memiliki barang bukti kita masukan sesuai prosedur. Dari pengakuan istrinya, barang itu diterima dari yang bersangkutan, saudara Jero. Mereka pakai sama-sama (di kamar, red),” kata Hadi Purnomo saat ditanya wartawan apakah hanya istri pertama yang memakai narkoba.

Dari keterangan istri Mang Jangol, aparat Kepolisian belum mendapat informasi tentang pihak yang menyuplai sabu-sabu untuk Mang Jangol. Pihaknya akan meneluri sumber sabu-sabu tersebut setelah Mang Jangol ditangkap. Hanya saja, dari pembukuan transaksi narkoba tersebut terungkap bahwa dalam sebulan Mang Jangol melakukan transaksisenilai Rp200 Juta. Pembukuan tersebut berisi transaksi sejak bulan Agustus lalu. Informasi lain terkait istri Mang Jangol, bahwa istrinya yang kabur saat penggerebekan di rumahnya menggunakan mobil dinas DPRD Bali yang biasa digunakan Mang Jangol.

Mang Jangol hingga kini masih menjadi buronan polisi. Ia telah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). Hadi Purnomo mengaku, anak buahnya masih berada di lapangan memburu Mang Jangol. Untuk sementara ini, polisi belum memburu Mang Jangol ke luar Bali.***

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!