POL PP Kutsel data keberadaan MC

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Kuta selatan menjadi kawasan yang pertama kali dilakukan pendataan, terkait keberadaan Money Changer (MC) liar di Kabupaten Badung. Dimana Selasa (7/11) kemarin pendataan MC liar tersebut mulai dilakukan oleh regu Satpol PP Kutsel ke sejumlah titik yang memiliki usaha MC. “Langkah ini kita lakukan karena banyaknya keluhan dari asosiasi pedagang valuta asing akan terjadinya penipuan dan menjamurnya MC tanpa ijin sehingga terjadi persaingan tidak sehat,”terang Kasatpol PP Badung, IGAK Surya Negara dikonfirmasi via telepon.

 

Dari penuturan asosiasi diceritakannya, keberadaan MC liar tersebut sangat merugikan adanya. Sebab selain tidak mengurus izin, yang bersangkutan bisa seenaknya harga mata uang atau nilai tukar. Kendati melakukan pendataan, namun kewenangan penindakan MC tersebut diakuinya bukanlah pada ranahnya. Pihaknya dilapangan hanya mengumpulkan data untuk nantinya di setorkan kepada pihak BI menyangkut evaluasi perizinannya. “Setelah itu disikapi oleh BI, maka kita akan tertibkan bersamam. Kami nanti lebih menindak pada pelanggaran perdanya,”paparnya.

 

Sementara Danru Pol.PP Kuta Selatan, Wayan Suharyana atas seizin Kasatpol PP menerangkan, untuk tahap pertama pendataan baru menyasar 9 usaha MC. Namun pendataan tersebut dipastikannya akan terus dilakukan, sampai semua usaha MC di wilayah Kutsel terkantongi datanya. “Untuk tahap awal yang kami data baru 9 MC, ini akan kami lanjutkan besok. Karena hari ini sedang ada upacara,”singkatnya. 023

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!