PKL banyak membandel di Tanjung Benoa, sidak Duktang masih jadi kendala

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Maraknya keluhan warga yang belakangan ini mendapati banyaknya PKL (Pedagang Kaki Lima) yang berada diatas trotoar sepanjang jalan pratama Tanjung Benoa, membuat pihak Satpol PP kabupaten Badung melakukan sidak bersama dengan Lurah, LPM, Linmas, Kepala Lingkungan, Babinsa dan Babinkamtibmas, Rabu (12/4). Namun sayangnya tak banyak PKL terkait yang terjaring razia, hal tersebut kuat diperkirakan karena sidak tersebut bocor. Bocornya informasi tersebut diduga dipicu oleh lamanya koordinasi yang dilakukan, selain itu demikian petugas regu 2 sempat tak jelas pergerakannya dan cenderung lambat action. Sehingga regu 2 hanya berhasil mengamankan 5 orang PKL, sementara regu 1 mengamankan 21 PKL. “Pedagang banyak yang berkelit dan menghindar. Aneh kok reaksinya lambat sekali, sudah tahu tapi malah seolah pangling menertibkan. Masak roda 4 yang banyak melangar parkir di trotoar ini berhasil kabur, padahal merdka cukup lama parkir tapi kok tidak terlihat. Sebenarnya langkah ini sudah lama saya idamkan, tapi tolong yang efektif,”ujar salah seorang yang mengaku warga Tanjung Benoa, yang tidak menyebutkan namanya.

 

Sementara Lurah Tanjung Benoa, Wayan Kembar tidak menampik bahwa banyak PKL yang terkadang menggunakan badan jalan untuk berjualan. Utamanya pedagang bermotor yang ketika disidak langsung menggeber kendaraannya untuk kabur. Pihaknya mengaku sudah pernah melakukan pendataan di lapangan terkait itu, sayangnya mereka ada yang mengindahkan ada yang membangkang.Mereka seolah kucing-kucingan dengan pihaknya, sehingga ia menilai diperlukan sidak gabungan untuk memberikan efek jera. “Ketika PKL ini melihat petugas Pol PP, secara otomatis ia akan kabur. Tadi (kemarin) sebenarnya banyak saya pantau adanya PKL, mereka biasanya keluar jam 10 pagi, tapi siangnya menghilang. Bahkan yang terdesak ada yang menghindar ke pinggir trotoar agar tidak kena dan ada yang pura-pura meninggalkan rombongnya. Saya harap ini akan memberikan efek jera, sebab pembinaan sudah sering sekali saya lakukan,”paparnya.

 

Selain PKL, masalah penduduk pendatang diakuinya juga menjadi kendala pihaknya. Hal tersebut dikarenakan banyak faktor, baik karena kurangnya kesadaran pendatang untuk melaporkan diri serta karena anggara kegiatan pengamanan yang belakangan ini dipangkas. Hal tersebut membuat pihaknya agak kesulitan melakukan sidak rutin, namun hanya melakukan sidak sederhana dengan melibatkan instansi terkait seperti Pol PP. “Pemangkasan anggaran ini terus terang berpengaruh terhadap sidak rutin Linmas. Padahal anggaran inilah yang kita pakai untuk menggerakan linmas, minimal bisa memberikan mereka snack ketika bertugas. Terus kalu anggaran dipangkas lantas darimana saya mencarikan anggaran ini, sementara pungutan administrasi kini sudah tidak diperbolehkan,”bebernya.

 

Pihaknya mengaku sudah berkali-kali pula memberikan menghimbau kepada pemilik rumah kost, untuk melaporkan orang yang ngekost di tempatnya kepada pihaknya. Namun sayangnya hal tersebut tidak maksimal dilakukan, sementara sidak sendiri sudah berkurang intensitasnya. Pihaknya tentu tidak bisa seenaknya saja menyuruh linmas sidak penduduk, sebab hal itu menyangkut sisi kemanusiaannya. “Memang dinamika sekarang relatif sulit. Ini kan masa transisi perubahan Kelurahan menjadi Desa, sehingga anggaran di kelurahan kini dianggarkan di kecamatan. Sementara anggaran di kecamatan tidak ada penambahan, ini memang sulit kondiisnya. Bukan hanya itu anggaran untuk snack saat rapat dan hal kecil lainnya juga sulit belakangan ini,”pungkasnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

2 tanggapan untuk “PKL banyak membandel di Tanjung Benoa, sidak Duktang masih jadi kendala

  • 10/11/2018 pada 6:00 AM
    Permalink

    SAM CUNNINGHAM: Jack Butland put in yet another superb performance for Stoke but Mark Hughes is growing ‘a little frustrated’ that his goalkeeper is getting all the credit for their clean sheets. Jack Butland has been superb for Stoke but rest of squad deserve credit for clean sheets as well, says Mark Hughes 

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!