Pilgub Bali 2018 Jadi Penentu Koalisi Parpol di Pilkada Klungkung

KLUNGKUNG, POS BALI ONLINE – Koalisi gemuk yang diharapkan tercipta di Pilkada Klungkung 2018 oleh Partai Gerindra, tampaknya masih menjadi teka-teki. Walupun upaya untuk mewujudkan koalisi tersebut sudah ada usaha dari Partai Gerindra dengan menyebar surat undangan pertemuan bersama Partai Golkar, Demokrat, Hanura, NasDem, PKS, PAN dan PKPI. Namun secara fakta, rekomendasi Parpol untuk mengusung Paslon Cabup dan Cawabup Klungkung 2018 sampai detik ini belum ada yang mengeluarkannya, terkecuali Partai NasDem yang sudah merekomendasikan Suwirta-Kasta. Sedangkan Gerindra, kata Wayan Baru selaku Ketua DPC Gerindra Klungkung rekomendasi dukungan ke Suwirta-Kasta diklaimnya sudah ada dan ditanda tangani oleh Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat.

“Rekomendasi Gerindra sudah ada dan tinggal menunggu hari baik untuk diumumkan,” ujarnya di Pantai Kusamba.

Sementara itu, Ketua DPC Hanura Klungkung Wayan Suyasa kepada POS BALI menegaskan rekomendasi Hanura untuk Pilkada Klungkung sampai saat ini belum diketahuinya siapa yang akan didukung menjadi Cabup dan Cawabup. “Rekomendasi Hanura untuk Pilkada Klungkung belum dikeluarkan oleh DPP Hanura,” ujarnya, Rabu (6/12) lalu.

Lebih lanjut, Wayan Baru menjelaskan koalisi Parpol di Pilkada Klungkung kemungkinan besar bisa terbagi menjadi 2 atau 3. Alasannya jelas, karena koalisi Parpol di Pilkada Klungkung akan dipengaruhi oleh koalisi Parpol di Pilgub Bali 2018. Sehingga dalam kesempatan ini, surat yang dilayangkan DPC Gerindra Klungkung ke Partai Golkar, Demokrat, Hanura, NasDem, PKS, PAN dan PKPI hanya sebatas pertemuan dan menyatukan persepsi.022

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *