Pileg 2019, PDIP Bertekad Kuasai Parlemen Badung

posbali.id

MANGUPURA, @posbali.id – Partai PDIP yang sukses mengantarkan Wayan Koster – Tjokorda Arta Ardhana Sukawati (Koster-Ace) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih dengan kemenangan mencapai 72 persen di Kabupaten Badung dan 57,62 persen secara keseluruhan, membuat partai berlambang kepala banteng ini bertekad menguasai DPRD Badung.

Upaya yang dilakukan, selain kembali mencalonkan 15 orang incumbent, sejumlah kader potensial dipasang untuk menaklukan masing-masing daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Badung. Bahkan sejumlah anak tokoh yang sembelumnya berseberangan dengan partai PDIP pun tak luput dari pencalonan. Yakni I Gusti Agung Inda Trimafo Yudha, nomer urut 3 dapil Petang. Dia adalah putri seseupuh Golkar Bali I Gusti Alit Yudha. Yang bersangkutan juga pernah tercatat sebagai Ketua DPD Golkar Badung versi Agung Laksono.

Kemudian I Made Suryananda Pramana.  Suryananda adalah putra I Made Sudiana, mantan rival Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Nyoman Giri Prasta saat Pilbup Badung 2015. Sudiana juga sebelumnya masuk dalam jajaran pengurus Golkar, sebelum akhirnya mengundurkan diri lantaran pada Pilgub memilih mendukung Koster-Ace. Baik Trimafo Yudha maupun Suryananda Pramana sudah ber-KTA PDI Perjuangan. Bahkan, putra mahkota pewaris Raditya Group tersebut juga menduduki jabatan Ketua Taruna Merah Putih Badung, yang merupakan organisasi sayap PDIP.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Putu Parwata yang dikonfirmasi, menegaskan sebagai partai modern, PDI Perjuangan sangat terbuka untuk siapa saja yang memiliki komitmen dan kesamaan visi dengan perjuangan partai. “Yang jelas memiliki komitmen yang sama, berjuang untuk masyarakat. Kita partai terbuka, silahkan saja,”kata Parwata. Termasuk, bergabungnya Trimafo Yudha dan Suryananda, karena keduanya menyatakan siap melaksanakan aturan partai, dan amanat perjuangan partai. Dia juga mengharapkan dengan masuknya nama-nama pendatang baru yang sebagian besar merupakan darah-darah muda, akan dapat meningkatkan perolehan suara partai.

Soal target, Parwata mengataka sebanyak 23 kursi dibidik dari total 40 kursi di Parlemen Badung, atau naik 7 kursi dari periode 2014-2019 dimana PDI Perjuangan menguasai 16 kursi. “Target kita 23 kursi, agar bisa menguasai mayoritas kursi di DPRD Badung,”ujarnya. Target yang dipasang ini menurutnya sangat relistis, mengingat tingat ektabilitas partai saat ini sangat baik.

Untuk mencapai target tersebut, selain memasang kembali seluruh incumbent yang merupakan kebijakan partai, calon-calon pendatang baru juga kemampuannya tak perlu diragukan. “Wajah-wajah baru yang kita ajukan semuanya potensial dan memiliki kemampuan,”katanya. Parwata pun mengarapkan, semua caleg dapat berkerja maksimal untuk mendapatkan dukungan suara dari masyarakat. Untuk mendapatakan dukungan, kata dia, harus dengan cara-cara simpatik. “Sosialisasikan diri dengan baik, sampaikan visi misi dan program kerja pro rakyat,”tegasnya. 020

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!