Pihak MBG siap ganti rugi kerusakan motor pengendara yang menjadi korban

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Pihak manajemen Mall Bali Galeria mengaku akan bertanggungjawab atas kerugian materiil yang dialami pengunjung, atas dampak gempa 7 SR yang terjadi di wilayah Lombok Utara, Minggu (5/8). Dimana ada 13 unit kendaraan roda dua yang diketahui mengalami kerusakan akibat tertimpa reruntuhan material pada bagian atas gedung parkir bertingkat. “Kita akan tangani apa yang menjadi tanggungjawab kita. Mekanismenya kalau mau perbaikan maka kita yang aka  menanggung, tapi ingin penggantian maka akan kita ganti secara proporsional,”ujar General Manager Mall Bali Galeria (MBG), Andry M Sitanian, Senin (6/8).

 

Saat ini pihaknya mengaku telah membuat posko pengaduan bagi para pemilik kendaraan yang menjadi korban reruntuhan. Hal itu untuk mempermudah proses penangananan dan penggantian secara profesional dan proporsional. Sampai saat ini diakuinya sudah beberapa pemilik kendaraan yang telah melaporkan kendaraannya, pihaknya mengaku masih menunggu pelaporan total dari pemilik kendaraan yang mengalami kerusakan. “Kita sudah punya SOP penananan gempa, jadi saat gempa kemarin kita jalankan itu. Begitu tidak ada kabar terkait gempa dari BMKG,  maka kita tutup mall dan pengunjung kita alihkan keluar. Sementara untuk kendaraan yang menjadi korban, kita suruh kendaraannya ditinggalkan dulu dan sekarang akan didata untuk diganti,”paparnya.

 

Dijelaskannya runtuhan material yang menimpa kendaraan pengunjung tersebut, merupakan material proyect yang belum rampung. Dimana pelapis luar dari bangunan Convention yang dikerjakan itu ambruk menimpa kendaraan yang ada dibawah gedung. Sementara secara umum tidak ada yang hal yang ditekankannya mendapatkan perhatian lebih, sebab tidak ada kerusakan pada bagian bangunan lainnya. Bahkan operasional mall diakuinya tidak ada gangguan berarti, akibat gempa tersebut. “Kerusakan ringan pasti ada, tapi itu sudha diatensi. Jadi yang paling berdampak ini bangunan yang masih dikerjakan. Convention ini sudah 80 persen sebenarnya terbangun, itu dikerjakan sejak bulan Februari 2018, krn lebaran jadi sempat rehat,”jelasnya.

 

Bangunan convention yang berada di lantai 4 gedung parkir bertingkat tersebut, diakui sebenarnya sudah berisikan pagar pembatas. Dengan tujuan ketika ada rembesan material, maka itu tidak sampai jatuh ke bawah. Sebab pada bagian bawah gedung adalah tempat parkir terbuka yang disediakan, ketika terjadi kepadatan pengunjung. Namun karena adanya gempa yang cukup besar tersebut, pagar pembatas diakuinya tidak mampu menahan material dan akhirnya ambruk menimpa kendaraan yang ada dibawahnya. “Jadi meferial berat ini semuanya kita akan hancurin dan suruh ganti dengan material yang lebih ringan tapi kuat. Sebab pada bagian cover kaca ini masih aman, tidak ada kerusakan. Safety akan kita perhatikan lagi, untuk mengantisipasi sisi publik area,”imbuhnya sembari menerangkan kerugian atas insiden tersebut berkisar puluhan juta. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!