Pesan Damai Melalui Perayaan Galungan dan Kuningan

posbali.id
Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan

JEMBARNA, POS BALI-Seluruh Umat Hindu  kembali memperingati Hari Raya Galungan dan Kuningan,  sebagai hari kemenangan dharma atas adharma. Hari suci Galungan yang datang setiap enam bulan sekali ini tepatnya pada setiap Budha Kliwon Wuku Dungulan tahun ini jatuh pada tanggal 1 Nopember 2017, sedangkan Hari Suci Kuningan,  tahun ini jatuh pada tanggal 11  Nopember  2017.

 

Di hari yang penuh makna kesucian ini, bersama wakilnya I Made Kembang Hartawan Bupati I Putu Artha menyampaikan selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu di Bali, khususnya di Jembrana. Mereka mengajak untuk melaksanakan dharma setiap harinya dan senantiasa memohon anugerah kepada Hyang Widhi agar diberikan keselamatan, kedirgayusan, perlindungan dan tuntunan lahir bathin. “Pada kesempatan yang baik ini kami menghimbau sekaligus mengharapkan agar hakekat kemenangan Dharma atas Adharma di Hari Raya Galungan dan Kuningan ini benar-benar  dimaknai dan diimplementasikan dengan baik serta  sungguh-sungguh, sehingga tercipta ketenangan dan kemenangan bagi seluruh umat manusia, Semoga melalui kemenangan dharma kita lebih mendekatkan diri kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa,”ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Bupati Artha mengatakan, tantangan yang paling berat yang dihadapi oleh umat manusia adalah tantangan yang datang dalam dirinya sendiri, yakni sifat-sifat atau kecenderungan jahat yang merupakan sifat-sifat keraksasaan. Pertarungan antara sifat-sifat kedewataan dengan keraksasaaan inilah yang terus berlangsung, dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ditegaskannya, hanya dengan berpihak kepada Dharma seseorang akan memperoleh keselamatan, kesejahtraan dan kebahagiaan lahir dan batin. “ Kita lihat kemajuan teknologi informasi komunikasi saat ini tidak hanya memberikan dampak yang positif tetapi juga memberikan dampak yang buruk. Penyampaian akan informasi begitu cepat melalui berbagai media sosial dimana setiap orang  dengan mudah memproduksi informasi, yang terkadang tidak dapat difilter dengan baik. Karena itu sampaikanlah hal-hal benar tentang kebaikan, persatuan, perdamaian, dengan menghindari ujaran kebencian, berita hoax apalagi sampai memprovokasi kehal yang salah,” Jelasnya

 

Sementara Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan mengajak umat menggunakan momentum perayaan kemenangan dharma melawan adharma ini sebagai kekuatan spiritual untuk meneguhkan swadharma masing-masing. Dengan memahami  swadharma, akan mindarkan diri  dari pola pikir meremehkan orang lain, merendahkan orang lain, ataupun agama orang lain, karena derajat manusia sesama ciptaan Tuhan sesungguhnya sama. Bekerja yang sesuai dengan dharma juga dikatakannya merupakan pengabdian kepada Tuhan yang mendukung terciptanya  rasa kedamaian dan keadilan. 024

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *