Pengusaha Taman Rekreasi Hidupkan Kembali PUTRI Bali

posbali.id

*Jadi Wadah untuk Menata Objek Wisata di Bali

DENPASAR, POS BALI ONLINE – Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pariwisata  menargetkan kunjungan wisatawan di tahun 2019 bisa mencapai 20 juta. Nah guna mencapai target tersebut, hal yang perlu diperhatikan, khususnya di Bali yakni meningkatkan kualitas objek wisata. Pasalnya, wisatawan yang bekunjung ke Pulau Dewata tidak akan hanya diam saja di hotel, melainkan mencari onbjek-objek wista yang   menarik baik bernuasa budaya, alam dan sebagainya. Karena itulah, PUTRI (Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) Provinsi Bali kembali dibangkitkan dari mati suri beberapa tahun terakhir untuk dihidupkan guna menata dan mengangkat destinasi objek wisata dan taman rekreasi di Bali menghadapi 10 destinasi baru di Indonesia.

“Wisatawan  yang berkunjung ke Bali tentu  tidak hanya ingin menikmati liburan di hotel, namun yang terpenting yakni menikmati objek wisata. Untuk itu kualitas destinasi wisata atau objek wisata ini sangat penting untuk diperhatikan.  Dengan demikian kami  dari PUTRI Bali  akan memberikan naungan kepada para anggota maupun calon anggota  yang bergerak di bidang tersebut serta akan menetapkan standar pelayanan yang ada di objek wisata,” ujar Ketua Umum DPD PUTRI Provinsi Bali, I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, disela Rapat Pengurus DPD PUTRI Bali di Secret Garden Village, Sabtu (27/5), dalam rangka persiapan pelantikan 28 Juli 2017 mendatang.

Disinggung terkait jumlah objek wisata dan  yang telah memiliki standar pelayanan tersebut, Gek Inda sapaan akrabnya mengaku  belum melakukan survey. Namun kedepannya akan segera  mendata obejek wisata dan  melihat standar pelayanan yang ada. Sehingga apabila, pelayanan kurang maksimal PUTRI Bali siap  memberikan pelatihan dan pembinaan. “Jujur saja kami belum punya data itu, sehingga untuk itu kami segera akan melakukan audiensi ke Dinas Pariwisata agar bisa segera  melakukan pendataan.  Untuk kepengurusan PUTRI ini kan baru bangkit sejak sekian tahun vakum. Jadi hal ini akan menjadi pekerjaan rumah kami kedepan,” imbuh pemilik usaha coklat dan Elephant Trekking di Petang, Badung itu.

Sementara itu, Sekretaris GIPI  (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Bali, I Gede Nurjaya mengaku menyambut baik kebangkitan PUTRI yang sebelumnya sempat mati suri. Dengan  hadirnya PUTRI  tersebut,  pihaknya berharap keluhan terkait objek wisata dapat ditangani. “Kalau pelayanan PHRI, pramuwisata, travel itu selama ini sudah  bagus, tapi yang banyak dikeluhkan  wisatawan yakni kualitas dari objek-objek wisata. Sehingga harapan kami, PUTRI bisa fokus memebenahi para pelaku usaha taman rekreasi, karena yang banyak dikeluhkan selama ini yakni masalah keamanan, kenyamanan, kebersihan serta ketertibannya,” kata Nurjaya yang juga Penasehat PUTRI Bali itu.

Peningkatan kualitas   objek wisata tersebut penting dilakukan, karena  merupakan hal yang paling dicari wisatawaan saat berlibur ke Bali. Karena, wistawan yang berlibur tidak hanya ingin menikmati suasana hotel, melainkan keindahan objek wisata yang akan diserbu. Karena itu peran PUTRI dinilai sangat penting meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali. “PUTRI sejatinya menjadi inti dari pariwisata Bali, karena dengan objek wisata yang ditawarkanlah bisa menarik kunjungan wisatawan,”  ujarnya bersama Sekum PUTRI Bali, I Wayan Wijaya dan Bendum PUTRI Bali, Made Yanie Masom, sembari menegaskan tidak semua objek wisata yang ada tidak bagus kualitasnya, namun ada beberapa yang perlu dibenahi.

Sementara itu, Dewan Pembina PUTRI Bali, AA Gde Agung mengatakan, PUTRI sebagai wadah pelaku usaha objek wisata sangat berperan penting untuk menumbuhkan pariwisata di  Pulau Dewata.  Karena satu hal yang  ingin dinikmati wisatawan saat berlibur yakni   berkunjung ke objek wista. “Pengalaman saya menjadi Bupati Badung  selama ini  saat ada konferensi baik itu skala nasional maupun internasional pasti mereka  menyisihkan waktunya untuk menikmati objek wisata. Sehingga sangat penting kiranya kualitas objek wisata ini diperhatikan dengan memberikan rasa nyaman, aman dan  bersih,” tandasnya saat didampingi Bendahara I yang juga Owner Secret Garden Village, Billy Hartono Salim dan Bidang Pengembangan Usaha, Ketut Suardana. 016

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!