Pemudik Mengalir, Rela Antre Enam Jam

posbali.id

Dewa Manu Priodhana

MEMASUKI H-4 mudik lebaran, Rabu (21/6) lonjakan terutama pada malam hari. Akibat lonjakan para pemudik, antrean sepanjang 1 kilometer (km) atau depan kantor Lurah Gilimanuk terjadi. Pemudik pun rela antre 6 jam.

Informasi yang dihimpun POS BALI membludaknya arus mudik hingga terjadi antrean terjadi saat memasuki tengah malam lantaran sepeda motor dan mobil pribadi datangnya nyaris bersamaan. Agar antrean tidak terlihat panjang, mobil pribadi dialihkan ke ganggang desa/kelurahan sehingga ekor antrean mobil pribadi ini melingkar hingg Gelung Kori. Meskipun demikian, saat siang hari sekitar pukul 12.00 wita ekor antrean sudah berada di areal pelabuhan Gilimanuk. Sekitar pukul 14.00 wita situasi di pelabuhan Gilimanuk terlihat sepi dan semakin sore para pemudik kembali berangsur datang dan diperkirakan akan kembali ramai pada malam harinya.

Jahinur (36), salah seorang pemudik yang mengendarai mobil pribadi saat ditemui di areal parkir pelabuhan Gilimanuk mengaku terjebak antrean sejak pagi. Bahkan antrenya hingga 6 jam untuk sampai di areal parkir pelabuhan Gilimanuk. “Tadi saya sampai Gilimanuk di ekor antrean di Gelung Kori sekitar pukul 06.00 wita, karena diarahkan ke gang pak. Ni sudah jam 12.00 saya baru sampai di areal pelabuhan, jadi antreanya kan 6 jam pak,” katanya.

Hal senada diungkapkan oleh Agus (40) yang mengaku pulang dari Lombok ke Surabaya terjebak antrean hingga 5 jam. “Ya saya ngantre juga pak dari jam 07.00 wita sampai pukul 12.00 wita, padahal saat saya berangkat dari Lombok di pelabuhan Lembar-Padang Bai lancar tidak ada antrean,” katanya.

 

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!