Pemasangan atribut tanpa koordinasi, buat kawasan Nusa Dua kumuh

posbali.id
Ratusan atribut IMF diberangus Pol PP

MANGUPURA, POS BALI – Maraknya perhelatan acara internasional di kawasan Nusa Dua, tidak dipungkiri selalu dibarengi dengan berbagai atribut yang terpasang di seputaran jalan protokol dan jalan lingkungan di Nusa Dua. Namun sayangnya pemasang poster, umbul-umbul dan atribut terkait perhelatan event tersebut belumlah disertai kesadaran pihak pemasang. Sehingga sering sekali atribut tersebut masih terpasang, kendati acara terkait telah usai dilaksanakan. Seperti contoh atribut perhelatan IMF, dimana hampir seminggu lebih ornamen terkait masing ditemukan terpasang di sekitaran jalan di kawasan Nusa Dua. Alhasil hal tersebut membuat SatPol PP BKO Kutsel seolah menjadi petugas pembersih poster.

 

Komandan Regu Pol PP BKo Kutsel, Wayan Suharyana dikonfirmasi, Selasa (30/10)  tidak menampik hal tersebut. Dimana selama seminggu ini pihaknya dibuat ekstra kerja keras membersihkan atribut terkait IMF, walaupun acara tersebut telah usai dilaksanakan. Menariknya hal tersebut diakuinya sering terjadi, akibat pemasang atribut atau pemilik atribut tidak pernah berkoordinasi dengan pihaknya. “Memang banyak event yang memasang atribut tanpa koordinasi, sehingga kami yang harus membersihkannya karena membuat kawasan kumuh. Kapan pemasangannya kita tidak tahu dan dimana saja juga kita tidak tahu, mereka pasang saja tanpa koordinasi. Tapi ini tidak diimbangi oleh kesadaran pihak terkait untuk membersihkan atributnya,”beber Suharyana.

 

Atas kondisi tersebut, pihaknya mengaku beberapa kali mendapatkan komplain dari masyarakat. Sebab tidak jarang atribut tersebut sering jatuh ketengah jalan, sehingga itu berpotensi membahayakan pengendara dan membuat kawasan menjadi kumuh. Untuk itu ia berharap kepada pemilik atau pemasang atribut terkait, agar senantiasa berkoordinasi. Jangan seolah cuek dan tidak mau bertanggung jawab terhadap barangnya sendiri. “Sebagai kawasan pariwisata internasional, tentu image wilayah ini perlu dijaga bersama-sama,”harapnya.

 

Menariknya khusus untuk atribut IMF ini, penertiban atribut tersebut menjadi penertiban atribut terbanyak di wilayah Kutsel. Dimana jumlah atribut yang berhasil ditertibkan Pol PP BKO Kutsel, total jumlahnya mencapai ratusan lebih. Adapun titik ruas yang ditertibkan adalah di ruas jalan siligita, utara tengah dan selatan. Dimana kondisi paling banyak berada di jalan siligita utara, dekat lapangan Lagoon sampai ke jalan Pratama, Gopala dan Kuru Setra. Sebelumnya pihaknya juga menertibkan atribut tersebut di ruas jalan Bypass Ngurah Rai dan beberapa jalan menuju ke desa-desa yang utamanya dikunjungi delegasi.

 

Yang membuat pihaknya jengkel adalah, atribut yang telah ditertibkan tersebut malah tidak diambil pemiliknya. Pihaknya juga mengaku cukup kebingungan dengan kondisi tersebut, sebab tidak ada kontak yang bisa dihubungi dari pemilik atribut. Karena itulah ia kembali menekankan pentingnya koordinasi, sebab hal itu akan membuat semua permasalahan di lapangan gampang diatasi. “Mereka mencabutnya tidak, setelah kita cabut dan kimpulkan malah tidak diambil. Lantas maunya apa?. Kalau ini tidak juga diambil, maka kita akan bakar dari ini pada menjadi sampah,”pungkasnya sembari menerangkan atribut tersebut ada yang milik Telkomsel dan dari lembaga maupun kementerian terkait. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!