Pawai PKB ke- 38, Denpasar Tampilkan Tari Baris sebagai Titik Sentral

posbali.id

POS BALI/TRI

Tari Baris ditampilkan dalam pembinaan pawai duta Denpasar pada PKB ke- 38 di Banjar Belong, Sanur, Denpasar.

Oleh I Wayan Supartha


KARANG Awak (Mencintai Tanah Kelahiran) merupakan tema yang diusung dalam Pesta Kesenian Bali ke- 38. Mencintai tanah kelahiran bisa diwujudkan dalam berbagai hal, salah satunya melestarikan kebudayaan warisan nenek moyang.

Kota Denpasar sebagai kota dengan visi misi berwawasan budaya serta tergabung dalam organisasi internasional World Heritage City (OWHC) memiliki beragam jenis kebudayaan yang membedakan dengan tempat lainnya didunia. Salah satu bentuk kebudayaan di Kota Denpasar yang patut diketahui keberadaanya adalah Tari Baris Tombak yang berkembang diwilayah Sanur.

“Awal perkembangan Tari Baris Tombak bermula saat Desa Sanur baru didirikan. Tersebutlah pendeta bernama Ida Peranda Sakti Ngenjung yang diangkat menjadi pendeta wilayah Sanur. Saat baru diangkat menjadi pendeta, beliau teringat dengan Pahryangan atau Sungsungan yang tertinggal di wilayah Kesiman Kerthalangu. Maka dari itu, beliau mengajak para pengikutnya bergotong royong memindahkan Parhyanganatau Sungsungan tersebut ke Desa Sanur.

Dalam perjalanan pengembalian Parhyanganatau Sungsungan tersebut, dilalui penuh sukacita sehingga para pengikut Ida Peranda Sakti Ngenjung mengalami trance atau kerauhan disepanjang perjalanan menuju Desa Sanur. Akhirnya Ida Peranda Sakti Ngenjung menyampaikan Bhisama dan sejak saat itu hingga sekarang berkembanglah Tari Wewalian Baris Tombak ” demikian disampaikan I Made Sumaryasa, Ssn, koordinator Duta Pawai Pembukaan Kota Denpasar, di sela- sela acara Pembinaan Pawai Duta Kota Denpasar Pada PKB Ke- 38 di Banjar Belong, Sanur, Denpasar pada Sabtu (14/5). Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Walikota Denpasar, IGN Jayanegara, didampingi oleh jajaran Disbud Kota Denpasar dan Tim Pembina Kesenian Provinsi Bali.

“Tari baris menjadi titik sentral yang ditampilkan dalam pawai pembukaan Duta Kota Denpasar pada PKB ke – 38. Selain Tari Baris Tombak, duta pawai dari ST. Dharma Kerthi Banjar Belong Sanur, perwakilan Kecamatan Denpasar Selatan ini juga akan menampilkan Tari Baris Cina, Tari Baris Tamiang dan Panah, Tari Baris Jojor dan Tari Baris Warang. Tari Baris Tombak sendiri akan dijadikan pusat penampilan yang dikemas dalam sebuah Fragmen Tari Sejarah Tari Baris Tombak Kedewatan Sanur,” ujar Sumaryasa.

Sementara itu Wayan Yudha Yasa, salah satu penari Baris Tombak mengatakan dirinya sangat antusias mengikuti pembinaan pawai Duta Kota Denpasar ini. “Kami akan menerima setiap masukan yang diberikan oleh tim Pembina Kesenian Kota Denpasar maupun Provinsi. Semoga kami mampu menampilkan yang terbaik pada pembukaan PKB ke – 38 pada 11 Juni mendatang dihadapan Presiden Jokowi” ujar Yudha Yasa. ***

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id