Pasutri Jepang Tewas Terpanggang

MANGUPURA, POS BALI ONLINE – Warga di lingkungan Perumahan Puri Gading Senin (4/9) dihebohkan dengan tewasnya pasangan WNA asal Jepang bernama Matsuba Nurio (76 th) dan istrinya Matsuba Nuroko, (76 th).

Tragisnya jasad pasangan suami istri (pasutri) tersebut hangus terpanggang di dalam sebuah kamar rumah kontrakan di Blok F1, Nomor 6 Puri Gading, Lingkungan Buana Gubug, Jimbaran. Keduanya ditemukan tewas di dalam kamar di lantai dua sekitar pukul 11 Wita.

Dari pantauan sementara di lokasi hingga pukul 05.30 Wita petugas kepolisian, inafi s dan petugas SAR Denpasar langsung turun ke lokasi, namun sayang belum ada pihak yang bisa dimintai komentar.

Anehnya Kepala Lingkungan Buana Gubug, I Wayan Mana tidak mengetahui keberadaan kedua warga negeri Sakura tersebut. Pihaknya hanya mengetahui rumah tersebut milik Titing, di mana Titing merupakan WNI yang kini tinggal di Australia.

Sementara dari informasi warga, keduanya hampir dua bulan bertempat tinggal di rumah tersebut, dan sempat menjadi guru bahasa Kanji (bahasa Jepang).

Mereka membuka les bahasa Jepang di rumahnya tanpa dipungut biaya, sehingga warga sekitar sering menyebutnya sangat dermawan. “Di mata warga mereka dikenal sangat baik,” sebutnya.

Lurah Jimbaran I Ketut Rimbawan mengaku kaget dengan kejadian tersebut, apalagi selama ini tidak pernah terdengar kabar yang mencurigakan akan hal tersebut. Berkaca pada kasus tersebut pihaknya berharap agar pihak imigrasi lebih meningkatkan pengawasan terhadap WNA, sebab tidak sedikit WNA yang mengontrak rumah dan beberapa kali juga dilaporkan.

Pihaknya mengaku tidak memiliki wewenang untuk mengawasi dan mengatur WNA. “Kami sangat mengharapkan agar Timpora Imigrasi pengawasannya lebih ditingkatkan lagi,” harapnya. 023

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *