Pasar Seni Semarapura Terbakar

Terjadi di Lantai II, Kerugian Puluhan Juta

 

KLUNGKUNG, POS BALI ONLINE – Pasar Seni Semarapura yang direncanakan akan menjadi obyek City Tour Kota Semarapura, mengalami kebakaran pada Selasa (15/8) pukul 00.30 Wita. Kobaran api melanda Lantai II, Blok D pasar tersebut.

Seorang saksi yang bernama Made Kasih (32) selaku pedagang melihat langsung kepulan asap di Lantai II Pasar Seni Semarapura itu, ketika dirinya menutup warung di Pasar Senggol Jalan Arjuna. “Saat kejadian saya langsung menggedor dan memanggil petugas pasar yang kebetulan piket pada saat itu Ida Bagus Rai asal Banjar Pekandelan, Semarapura Klod, dan langsung menghubungi petugas Damkar Klungkung,” ujar Made Kasih.

Tepat pukul 01.00 Wita petugas Damkar tiba di lokasi kejadian dan api baru berhasil dipadamkan sampai pukul 02.15 Wita. Hingga penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan oleh Sat Reskrim Polres Klungkung bersama Polsek Klungkung. Akibat peristiwa itu, kios di Lantai II, Blok D yang mengalami kebakaran merupakan kios milik Supala warga dari Sampalan yang kemudian dikontrakkan kepada Ni Wayan Peni Daniati untuk aktivitas menjual pakaian jadi dan kain. Kios Lantai II Blok D, No.5 yang dikontrak oleh Ayu dari Jalan Baladewa I, Semarapura Klod Kangin juga mengalami kebakaran.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta serta Kapolres Klungkung, AKBP Bambang Tertianto yang meninjau lokasi kebakaran pagi mengatakan, kebakaran itu terjadi diduga karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya saja kerugian dari musibah tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Kerugian yang diderita oleh pedagang akan didata terlebih dahulu sebelum diberikan bantuan. Dan syukurnya akses jalan lingkar sudah dibuka, sehingga selama proses pemadaman api lebih cepat dilakukan oleh pihak Pemadam Kebakaran Klungkung,” kata Bupati.

Suwirta meminta Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran dan mengecat ulang sebelum diadakan upacara keagamaan di kios tersebut. Sementara untuk total kerugian akan dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung.

“Saya menyarankan kepada Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra beserta Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Klungkung untuk memikirkan tentang asuransi kebakaran,” ucap Suwirta seraya mengharapkan semua aset daerah agar diasuransikan dengan jenis asuransi kebakaran. 022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *