Pandawa Merah Putih Pecahkan Rekor Dunia

posbali.id

MANGUPURA, POS BALI ONLINE – Pandawa Merah Putih dengan ceremonial pembentangan kain merah putih sepanjang 400 x 4 meter di tebing pantai Pandawa, desa Kutuh, Senin (14/8) tercatat sebagai kategori superlatif bentangan bendera Merah Putih terpanjang di dunia.

“Ini yang pertama kalinya dan tentu saja sebagai pemecahan rekor nasional Indonesia. Tapi ini kita nilai juga masuk rekor dunia, karena Muri belum pernah mendengar adanya kain merah putih yang dibentangkan sepanjang 400 meter,” terang Awan Rahargo, senior manager Muri ditemui usai acara.

Sebelumnya di lokasi ini, pernah dikibarkan bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). Pengibaran bendera ormas yang telah dilarang di negeri ini sempat viral di media sosial membuat masyarakat Bali merasa prihatin.

 

KAWAL NKRI

Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menegaskan Polri sebagai penjaga dan pengawal dasar negara, tetap konsekwen menjaga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan keseluruhan tanah di Republik Indonesia ini. “Saya harap secara semesta masyarakat bersama dengan aparat Kepolisian, TNI dan stake holder lainnya untuk bersama mengeliminir paham yang tidak sesuai dengan Pancasila, UUD 1945,” imbaunya.

Ditegaskannya pihaknya juga tetap setia dengan perbedaan, karena perbedaan itu merupakan kekayaan bangsa. ‘’Kita bersama-sama harus terus menjaga perbedaan yang ada, sebab hal tersebut merupakan nilai luhur founding father (pendiri bangsa) yang telah diwariskan sampai sekarang ini. Polri tetap menjadi pengawal, mengayomi dan akan menegakkan hukum apabila orang bersentuhan dengan hal yang bersentuhan dengan 4 konsensus dasar negara kita Indonesia,” tegasnya.

Sukses terselenggaranya Pandawa Merah Putih amat disyukuri oleh bendesa adat Kutuh, Made Wena. Ia mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan acara tersebut. Pandawa Merah Putih yang merupakan bentuk sinergi antara Polda Bali dengan desa adat Kutuh merupakan wujud untuk memperkokoh rasa persaudaraan, kebersamaan dalam membangun bangsa ini. Utamanya memperkokoh rasa cinta NKRI, Pancasila dan Kebhinekaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Kutuh khususnya dan Badung umumnya, merupakan masyarakat yang cinta Pancasila, NKRI dan Kebhinnekaan. Mari kita perkokoh sinergi yang sudah terjalin baik selama ini untuk membangun Indonesia,” tegasnya.

Pandawa Merah Putih juga diakuinya tentu akan menjadi daya tarik khusus bagi pantai Pandawa, selama bulan Agustus ini. Sebab semua atribut Pandawa Merah Putih akan dibiarkan hingga berakhirnya bulan Agustus. Ia berharap hal tersebut akan membuat wisatawan akan lebih tertarik datang ke Pandawa, terkait hal special yang disediakan selama bulan Agustus dan pengumpulan tanda tangan pada sebidang papan sebagai komitmen bersama menjaga NKRI, Pancasila dan Kebhinekaan.

“Tadi kita sudah sepakat penurunan atribut itu akhir Agustus, nanti akan ada closing ceremonynya sekaligus syukuran terkait lomba desa tingkat nasional yang kami ikuti,” imbuhnya. 023

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

2 tanggapan untuk “Pandawa Merah Putih Pecahkan Rekor Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!