Musim angin barat, Penyu mati mulai menepi di Kuta

posbali.id
MANGUPURA, POS BALI – Setelah beberapa kali penyu hijau di lepas di pantai Kuta, akhirnya Rabu (21/11) penyu yang diharapkan berkembang biak di Kuta itu mulai menepi. Namun sayangnya, menepinya satwa dilindungi tersebut dalam kondisi mati dan bersamaan dengan menepinya sampah kiriman. Kuat diduga, penyu  hijau tersebut mati karena terjebak sampah kiriman yang mengapung di tengah laut. “Penyu hijau itu ditemukan di bibir pantai depan Kantor Pengelola Pantai Desa Adat Kuta,”ucap Koordinator Kuta Beach Sea Turtle Conservation Desa Adat Kuta, IGN Tresna.

 

Dipaparkannya, temuan tersebut merupakan temuan kedua penyu mati dalam periode akhir tahun ini. Sebelumnya penyu yang diketemukan adalah jenis penyu sisik di sekitar Setra Kauh Desa Adat Kuta. Kondisi itu tidak dipungkirinya selalu terjadi ketika musim angin barat, yang notabene juga membawa sampah kiriman menepi. “Biasanya kalau tidak mati yah sekarat. Tapi kalau kondisi penyu itu mati, biasanya langsung kita kubur di pesisir pantai,”terangnya.

 

Menyikapi sampah kiriman yang mulai menepi di pantai Kuta, Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista mengaku telah bertemu dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, untuk merancang pola penanganan sampah yang melibatkan berbagai unsur. Pihaknya mengaku juga mengoptimalkan tenaga kebersihan desa, tenaga kebersihan dari Coca-Cola, para pedagang pantai dan meminta partisipasi akomodasi wisata se-desa adat Kuta. Salah satunya adalah meminta untuk menyediakan tenaga yang siap terjun, melakukan aksi bersih massal lengkap dengan berbagai peralatan dan kantong plastiknya. “Jika sampah itu dikumpulkan, maka saat air pasang ia akan kembali hanyut. Tapi dengan kantong plastik, maka sampah langsung dimasukkan ke dalamnya, kemudian ditempatkan di dua lokasi pengumpulan sementara. Setelah terkumpul, baru nanti DLHK yang akan mengangkutnya ke tempat pembuangan,”imbuhnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!