Meraup Turis Melalui Beragam Festival

posbali.id

MENTERI Pariwisata, Arief Yahya mendukung penyelenggaraan berbagai ajang festival kepariwisataan di seluruh Tanah Air, termasuk di  Bali. Seperti salah satunya Sanur Village Festival (SVF) 2016 yang menjadi event pariwisata tahunan diharapkan bisa menarik lebih banyak lagi turis atau wisatawan asing ke Bali, khususnya di wilayah Sanur termasuk ajang festival lainnya di Bali.

Menurutnya selama ini, Pulau Bali masih menjadi andalan Indonesia untuk menggaet wisatawan asing. Karena terbukti Bali mampu menarik 4 juta wisatawan asing, namun jumlah itu belum seberapa jika dibandingkan Thailand yang sudah mencapai 16 juta. Indonesia pun harus mampu mengejar Malaysia, minimal bisa setara dalam hal wisata. Salah satunya dengan menggelar berbagai event yang sangat didukung Kemenpar, seperti Nusa Dua Fiesta, Sanur Village Festival ataupun Kuta Karnival yang jadi daya tarik wisatawan mancanegara.

“Kelemahan kita masih dalam hal promosi dan anggaran. Kalau soal potensi wisata, Indonesia banyak memiliki keunggulan. Perbanyak event di daerah, sehinga wisata Indoensia lebih dikenal masyarakat internasional. Target kita, tahun depan harus bisa mengalahkan Malaysia,” kata Arief Yahya.

Dikatakan lebih lanjut, pihak Kementerian terus menyambut baik dengan makin banyaknya event kepariwisataan di sejumlah daerah, terutama di Bali. Inovasi daya tarik wisata memang sangat dibutuhkan untuk menggenjot target kedatangan wisman ke Indonesia. Untuk itu, Kemenpar pun berupaya memberikan dukungan dalam hal promosi. Termasuk untuk event Sanur Village Festival yang kembali digelar perlu dipromosikan agar gaungnya mendunia.

Harus diakui, lanjut Arief, Bali sudah dikenal masyarakat internasional. Cuma tidak bisa berpuas diri dengan hal itu. Tetap harus ada upaya untuk meningkatkan kualitas pariwisatanya. Seperti menyelenggarakan berbagai festival, dengan harapan bisa menambah daya tarik potensi wisata yang sudah ada. Daya tarik itulah yang selama ini harus lebih ditingkatkan dan dioptimalkan dengan bekerjasama masyarakat setempat.

Seperti pelaksanaan Sanur Village Festival (SVF) 2016 kali ini termasuk yang bisa diandalkan untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Bali. Diharapkan Bali menjadi HUB atau penghubung jalur kepariwisataan di Indonesia. Penyelenggaraan kali ini memasuki tahun kesebelas Perhelatan SVF 2016 yang mengangkat tema branding “Tat Twam Asi” sebagai tema promosi yang berangkat dari filosofi  ajaran Hindu di Bali. Melalui branding promosi tersebut diharapkan SVF yang berlangsung dari 24 sampai 28 Agustus mendatang bisa menggaet 80 ribu sampai 100 ribu turis datang berkunjung.

“Bali merupakan pintu masuk utama wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Kontribusi great Bali sekitar 45% dari total kunjungan wisman. Tahun ini kita juga mentargetkan 10 juta wisman, 4 juta wisman di antaranya melalui great Bali. Jadinya event SVF juga menjadi harapan untuk menggenjot wisman yang berkunjung ke Indonesia pada umumnya,” jelasnya.

Penyelenggaraan SVF 2016 juga diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisman ke Bali yang pada Juli-Agustus saat memasuki peak seasons sekaligus akan memperbaiki kinerja pariwisata yang sempat terganggu. “Event SVF 2016 kita harapkan akan menjadi magnet dalam menarik kunjungan wisatawan ke Bali. Wisatawan yang sempat menunda liburannya ke Bali akan memanfaatkan momentum ini untuk datang kembali ke Bali,” tambahnya.

MENYATUKAN KEBUDAYAAN

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Gunawan mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi adanya festival yang diselenggarakan tahunan tersebut. Menurutnya festival itu sangat baik untuk mempromosikan pariwisata, disamping berimbas langsung bagi masyarakat juga berdampak terhadap promosi pariwisata Bali pada umumnya. Selain itu, merupakan suatu event yang dikembangkan dengan menyatukan kebudayaan yang ada di Bali sendiri.

“Kegiatan festival seperti SVF ini memang dari tahun-tahun sebelumnya memang menjadi daya tarik bagi pariwisata dan menjadi penunjang bagi pariwisata Bali, khususnya di Sanur. Selain itu, sudah terbukti sehingga dipercaya kembali menjadi tuan rumah festival di Sanur. SVF Ini juga bukan lagi milik Sanur saja, namun sudah menjadi kebanggan bersama dalam mendukung promosi pariwisata secara kolosal,” terangnya.

Lanjut Gunawan, publikasi dari setiap festival telah memiliki gaung internasional dan menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi wisatawan domestik maupun manca negara disamping warga Denpasar dan sekitarnya. Jadinya tidak tanggungtanggung juga bisa ikut mengeluarkan dana dukungan sebesar Rp1, 9 miliar untuk kegiatan tersebut.

SFV merupakan event tahunan yang menggelar rangkaian kegiatan antara lain festival dan pameran (kuliner; seni rupa dan fotografi , serta dialog seni dan budaya), program lingkungan hidup, serta kegiatan sport tourism and fun yang melibatkan para seniman, masyarakat setempat, komunitas, serta wisatawan. Sementara itu dalam program lingkungan hidup yang melibatkan murid sekolah, pelaku wisata dan LSM setempat serta wisatawan akan melakukan bersih-bersih pantai, melepas anak kura-kura ataupun menanam terumbu karang.

Kegiatan sport and fun akan dimeriahkan dengan festival layang-layang internasional, (international kite festival), fun games, parade jukung, lomba memancing, kid zone, village cycling tour, lomba surfi ng, yoga serta turnament golf (Sanur Open Golf Tournament) yang berlangsung di Bali Beach Golf Course. nan

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

2 tanggapan untuk “Meraup Turis Melalui Beragam Festival

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!