Megawati Tandemkan Koster – Eka?

posbali.id

Bupati dan Wakil Bupati dari PDI Perjuangan Diajak ke Thailand

 

DENPASAR, POS BALI ONLINE – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri Sabtu (29/7) lalu mengajak Bupati dan Wakil Bupati dari PDI Perjuangan ke Thailand untuk mengenalkan pasar rakyat di negeri tersebut. Uniknya meskipun hanya mengajak Bupati dan Wakil Bupati, namun dalam rombongan juga ikut Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster. Berhembus kabar, Koster bakal ditandemkan dengan Putu Eka Wiryastuti sebagai cagubcawagub Bali 2018.

Ketua DPP PDI Perjuangan, I Made Urip yang dikonfi rmasi kabar tersebut membenarkan bahwa seluruh Bupati dan Wakil Bupati di Bali dari PDI Perjuangan diajak Megawati ke Thailand untuk mempelajari pasar dan pertanian modern di sana. Namun sampai sejauh ini, Anggota DPR RI itu tidak mau menyebutkan apakah ada kepentingan membahas soal rekomendasi saat kunjungan tersebut. Mengingat KBS dan Eka Wiryastuti juga diajak Megawati langsung ke Thailand. “Memang benar mereka diajak ke Thailand sama Ibu (Mengawati, red). Itu hanya urusan pasar dan pertanian. Tidak ada yang lain,” tegasnya singkat.

Sayangnya, baik KBS maupun Eka Wiryastuti tidak dapat dikonfi rmasi sampai berita ini diturunkan. Sumber POS BALI menyebutkan, Megawati ingin KBS (Koster Bali Satu) ditandemkan dengan Eka Wiryastuti. “KBS juga diajak ikut ke Thailand. Tapi yang nampak paling aktif mendekati Bu Mega adalah Eka. Pasti ingin dapat rekomendasi,” tandasnya.

Sumber yang juga orang dekat Megawati menyebutkan, seperti halnya Pilbup Tabanan 2010 berbagai manuver akan dilakukan Mantan Bupati Tabanan, N. Adi Wiryatama untuk meluluhkan Megawati. Bahkan saat Pilbup Tabanan saat Eka Wiryastuti maju sebagai calon bupati, baru pertama kali Megawati dua kali mengeluarkan rekomendasi, sehingga menggugurkan Wayan Sukaja yang sempat diberikan rekomendasi sebagai calon Bupati Tabanan.

“Apapun bisa terjadi. Liat saja Pilkada Tabanan, kan sampai dua kali keluar rekomendasi,” tandas sumber yang enggan namanya dikorankan itu di Denpasar, Senin (30/7).

Dikatakan, tarik ulur rekomendasi Pilgub Bali masih ada di tangan Megawati selaku Ketua Umum. Apalagi banyak pertimbangan dan laporan yang diterima oleh Megawati sehingga sampai sekarang belum berani memberikan rekomendasi kepada siapapun kadernya di Bali. Karena itu peluang ini dimanfaatkan sebaikbaiknya oleh Bupati pertama perempuan di Bali ini untuk mendapatkan rekomendasi. “Minimal maunya dapat rekomendasi sebagai Wakil Gubernur Bali. Kan tidak perlu mundur jadi Bupati jika kalah. Tapi sayang, baik KBS maupun Rai Mantra tidak mau ditandemkan dengan Eka,” sebutnya lagi.

Sebagaimana diberitakan Tim Nawa Sanga bentukan DPD PDI Perjuangan Bali telah melaksanakan penjaringan dan penyaringan calon gubernur dan waklil Gubernur Bali periode 2018 – 2023. Tiga nama diusulkan ke DPP PDI Perjuangan untuk mendapatkan restu dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi calon Gubernur yaitu Wayan Koster, Putu Eka Wiryastuti, serta IB Rai Dharmawijaya Mantra, sedangkan tiga orang lagi diusulkan menjadi calon wakil gubernur. Mereka adalah Putu Agus Suradnyana, AA Rai Wirajaya dan Cok Ardana Sukawati (Coki Ace). 016

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!