Mau Jadi Pengusaha Muda? Mantra-Kerta Siapkan Festival Enterpreneurship

posbali.id

DENPASAR, POS BALI.ID- Calon gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, dikenal dekat dengan kaum muda. Terutama mereka yang memiliki jiwa kewirausahaan atau enterpreneurship. Sebagai Walikota Denpasar, Rai Mantra menaruh perhatian serius bagi kaum muda yang berminat menjadi pengusaha.

Salah satu program terkait itu adalah festival kewirausahaan melalui Lomba Wirausaha Muda Denpasar (WMD). Dalam festival ini anak muda dengan gagasan cemerlang mempresentasikan gagasan bisnis di hadapan panelis dan publik. Presentasi ini bertujuan untuk menyeleksi anak muda dengan gagasan terbaik.

Sebanyak 10-20 pemilik gagasan mendapat fasilitasi memperdalam ilmu bisnis di Rumah Perubahan milik Prof. Rhenald Kasali. Melaui program ini terbukti berhasil mencetak pengusaha muda yang sukses membangun bisnis dari ide sendiri.

“Orang muda itu perlu ruang mengekspresikan gagasan bisnis mereka. Lomba WMD adalah wadah yang disiapkan pemerintah untuk anak muda memperkenalkan gagasan bisnis sekaligus mendapat pendampingan agar menjadi semakin matang,” kata Rai Mantra, di Denpasar, Kamis (5/4/2018).

Menurut Rai Mantra festival serupa perlu ditularkan lebih luas di Bali. Dia meyakini di seluruh pelosok Bali tersebar ide-ide segar dari orang muda. Hanya saja belum mendapatkan ruang ekspresi.

Karena itu Festival Enterpreneurship akan jadi salah satu program Rai Mantra bersama Ketut Sudikerta (Mantra Kerta) jika dipercaya memimpin Bali. Festival ini nantinya akan menjaring sebanyak mungkin orang muda melalui beberapa tahapan.

Dimulai dengan seleksi di hadapan panelis. Dalam seleksi ini peserta memaparkan gagasan usaha mereka. Kemudian akan disaring untuk mendapatkan 10 peserta terbaik. Jika sudah masuk 10 besar gagasan akan dipresentasikan kepada publik. Mereka yang masuk 10 besar ini kemudian mengikuti pendidikan khusus kewirausahaan lanjutan yang dibiayai pemerintah.

Rai mantra menambahkan jika dalam setahun masing-masing kabupaten/kota menghasilkan 10 pengusaha muda, maka seluruh Bali setidaknya menghasilkan 90 pengusaha Baru. Wirausaha inilah yang turut membantu pemerintah membuka lapangan kerja baru.

“Anak muda kita adalah agen pembangunan, debgan keberanian membangun bisnis sendiri mereka akan dapat membuka lapangan kerja sehingga turut memutus rantai kemiskinan,” ujar Rai mantra.

Dalam jangka panjang festival enterpreneurship ini mencetak wirausaha muda yang kompeten, kreatif dan berintegritas serta mampu bersaing secara global.

“Dalam persaingan global saat ini, kerja keras saja tidak cukup. Harus punya kreativitas, inovasi dan kemampuan enterpreneurship,” pungkas Rai Mantra.(*)

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!