Mantra-Kerta Mangkir Paparkan Program Layanan Publik di Ombudsman

posbali.id

DENPASAR, POSBALI.ID – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 2, Mantra-Kerta tak menghadiri undangan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Provinsi Bali untuk memaparkan visi, misi dan program kerja dalam hal layanan publik berkualitas. Seperti diketahui, Ombudsman secara khusus mengundang kedua kandidat Pilgub Bali untuk memaparkan visi, misi dan program kerja dalam hal layanan publik berkualitas. Kemarin, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) menghadiri undangan Ombudsman dan memaparkan visi, misi dan program kerjanya.

Hari ini, sedianya giliran Mantra-Kerta yang memaparkan visi, misi dan program kerjanya untuk menciptakan layanan publik berkualitas di Bali. Sayang, Mantra-Kerta malah mangkir. Entah menganggap hal itu tak penting atau tidak, Mantra-Kerta malah mementingkan kampanyenya di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

“Untuk pasangan nomor urut dua direschedule, ksrena mereka ada acara yang sudah terlanjur dijadwalkan hari ini di Nusa Penida,” kata Kepala Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Bali, Ibnu Umar Alkhatab, Selasa 8 Mei 2018. Menurut Umar, pihaknya sudah menyurati pasangan Mantra-Kerta sejak jauh hari untuk bisa menghadiri acara bertema ‘Mewujudkan Pelayanan Publik Berkualitas Oleh Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pada Pilkada Serentak Tahun 2018 di Provinsi Bali’. Acara itu juga mewajibkan kandidat menandatangani pakta integritas penyelenggaraan layanan publik berkualitas dan bebas KKN.

“Kita sudah kirim surat hari Senin Minggu lalu, dan memang mereka sudah punya jadwal kampanye di Nusa penida,” katanya. Saat ini, Umar mengaku masih berkoordinasi dengan Mantra-Kerta agar bisa hadir memaparkan visi, misi dan program kerjanya oleh karena hal ini amat penting untuk kesejahteraan masyarakat Bali ke depan, itu pun jika mereka terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023. “Sedang kita koordinasikan, kalau bisa hari Selasa tanggal 15 Mei,” demikian Umar. Sayangnya sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Tim Mantra-Kerta terkait ketidakhadiran undangan ORI Bali. kjs

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

97 tanggapan untuk “Mantra-Kerta Mangkir Paparkan Program Layanan Publik di Ombudsman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!