Mantan Wakil Bupati Karangasem Gusti Lanang Rai Tutup Usia

KARANGASEM berduka. Salah satu putra terbaiknya yaitu mantan Wakil Bupati Karangasem Gusti Lanang Rai tutup usia, Selasa (15/8).

Mendiang meninggal dunia di Puskesmas Selat karena mengalami sesak napas. Jenazah mendiang masih berada di rumah duka di Banjar Dinas Duda, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem. Rencananya mendiang akan dipelebon pada 27 Agustus 2017 mendatang.

Saat disambangi ke rumah duka, terlihat suasana kesedihan terpancar dari wajah-wajah pihak keluarga. Tidak terkecuali putri ketiga almarhum, I Gusti Ayu Agung Kendran Wahyuni yang terlihat menangis tidak rela atas kepergian ayahandanya. “Saya tidak menyangka ayah saya meninggal begitu cepat, padahal tidak punya riwayat sakit sesak,” ucapnya sambil tersedu-sedu.

Kendran menyampaikan, ayahnya yang kelahiran 14 April 1945 itu meninggal di usia 72 tahun. Kendati sudah berumur, namun Lanang Rai masih aktif mengikuti berbagai kegiatan politik maupun organisasi. Bahkan sebelum meninggal sudah menyiapkan pakaian Organisasi Pemuda Panca Marga (P2M) untuk ikut melepas regu pelacakan napak tilas Jejak Pahlawan Gusti Ngurah Rai di Kecamatan Rendang.

“Rencananya beliau ikut acara pelepasan pelacakan, bahkan sudah beliau siapkan bajunya,” imbuh I Gusti Tirta, istri mendiang Gusti Lanang Rai.

Sementara itu, keponakan mendiang yang juga Perbekel Desa Duda, Gusti Agung Ngurah Putra menuturkan, dirinya yang mengantar mendiang ke Puskesmas Selat. “Ketika pertama sesak itu sekitar pukul 02.00 pagi,” ujar Gusti Agung mengingat-ingat saat kejadian.

Saat itu Lanang Rai mendapat perawatan dari dokter jaga Puskesmas dan diberikan oksigen sehingga bisa kembali bernapas. Karena sudah merasa baikan, Lanang Rai memutuskan untuk kembali ke rumah. Namun sekitar pukul 03.00, sesaknya kembali kumat sehingga dilarikan lagi ke Puskesmas Selat untuk kedua kalinya oleh Gusti Agung Ngurah Putra. Kendati sudah sempat mendapat perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

“Padahal sudah mau dirujuk ke RS BaliMed, namun sudah lebih dulu meninggal,” ujar Ngurah Putra seraya menyampaikan mendiang meninggal sekitar pukul 3.15 Wita.

Kematian korban pun membuat terkejut banyak orang. Tidak terkecuali Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri. Setelah mendengar berita duka, Bupati langsung melayat ke rumah duka. Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Wayan Artha Dipa dan Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi menuju rumah duka setelah melepas regu pelacakan Napak Tilas Jejak Perjuangan Gusti Ngurah Rai.

Sementara siang hari hadir lengkap jajaran Fraksi Golkar Karangasem yang melayat ke rumah duka seusai rapat paripurna penyerahan KUA PPAS APBD Karangasem tahun 2018. Tampak pula Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta beserta rombongan turut melayat.

Mendiang meninggalkan seorang istri, 4 orang anak, dan 8 orang cucu. Karya-karya mendiang bagi Karangasem sangatlah banyak. Dari Buku catatan riwayat kehidupan Gusti Lanang Rai yang berjudul Berjuang untuk Terbang Jauh terlihat bahwa sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Karangasem pada 2005-2010, mendiang pernah menjabat Kepala Bappeda Karangasem.

Karir politiknya moncer karena pernah menjadi Ketua DPD II Golkar Karangasem. Saat ini mendiang sebagai Dewan Pakar Partai Golkar Karangasem. Sementara di Organisasi P2M dirinya sebagai Dewan Kehormatan karena paling senior dan merupakan anak dari pahlawan perjuangan kemerdekaan Gusti Gde Rai. str

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *