Longsor di Batubulan, 4 orang korban meninggal dunia dan 1 selamat

posbali.id

MANGUPURA, POS BALI – Hujan yang mengguyur wilayah Denpasar dan Badung, Sabtu (8/12) membuat salah satu rumah warga di Gang Taman Beji, Desa Batubulan, Gianyar mengalami longsor. Dimana rumah tersebut terperosok ke arah sungai dan menelan 5 korban yang notabene merupakan penghuni rumah tersebut. “Kemungkinan intensitas hujan yang tinggi berakibat pada kondisi tanah yang labil dan terjadilah longsor,” tutur Ketut Gede Ardana, S.E., selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).

 

Diceritakannya, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 06.00 Wita dan diterima laporannya pada pukul07.15 Wita. Dimana petugas siaga SAR yang mendapat laporan dari warga setempat yang bernama Putu Sugiantara, membuat Basarnas segera mengerahkan tim rescue beserta peralatan ekstrikasi untuk evakuasi di bangunan runtuh dan peralatan mountenering. Selain 12 personil dari Kantor Basarnas yang berada di Jimbaran, dikerahkan pula 8 personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

 

Dari hasil koordinasi diperolehnya, identitas 5 orang korban atas nama Made Oka Dwi Palguna (30 th), Lintang Ayu Widi Merti (33 th), Putu Delta Larasati Palguna (6th), Made Dian Aditya Palguna (4th), dan Nyoman Adi Anggara Palguna (2th). Diantara kelima korban longsor, 1 orang berhasil selamat atas nama Made Oka Dwi Palguna dalam keadaan luka-luka, sementara 4 orang lainnya ditemukan meninggal dunia. Korban meninggal yang pertama kali terevakuasi adalah Putu Delta Larasati Palguna, yakni pada pukul 10.30 Wita. Berselang kurang lebih 2 jam lamanya, korban kedua yang berhasil ditemukan atas nama Made Dian Aditya Palguna dan 5 menit kemudian Lintang Ayu Widi Merti juga ditemukan. Menyusul penemuan korban terakhir pada pukul 13.28 Wita bernana Nyoman Adi Anggara Palguna. Setelah terevakuasi, seluruh korban meninggal dunia langsung dibawa ke RS. Sanglah menggunakan ambulance RS Bhayangkara dan PMI Gianyar. Sementara itu korban selamat dirujuk dari RS Darmayatna menuju RS. Sanglah.

 


Selain Basarnas Bali, potenai SAR lain yang terlibat operasi SAR diantaranya Polisi Satwa K-9, Dokpol Polda Bali, Polsek Sukawati Gianyar, PMI Gianyar, dan Public Save Center Gianyar. “Dalam kondisi medan ekstrim dengan penanganan khusus, tim Basarnas di lokasi sangat terbantu dengan keterlibatan serta kerjasama yang baik antara semua potensi SAR,” tutur Ardana.

 


Ia menjelaskan bagaimana tim bekerja di medan ekstrim. Saat itu keadaan tanah masih labil akibat longsor, tim SAR gabungan bekerja dengan hati-hati namun berusaha menyelesaikan proses evakuasi dengan cepat dan benar sesuai prosedur operasi SAR. 023

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!