Lombok Marathon Rugikan Pulau Lombok

posbali.id

LOBAR, POS BALI ONLINE – Amburadulnya penyelenggaraan acara sebesar event Lombok Marathon membuat gregetan berbagai pihak. Terlebih, event tersebut membawa nama besar Lombok yang kini justru menjadi pergunjingan di tingkat nasional bahkan mungkin internasional. Itu jelas merugikan Pulau Lombok yang saat ini tengah menggeliatnya menjadi salah satu daya tarik wisatawan nasional dan internasional.

 

Tokoh Pemuda Lobar, Samsul Hadi kepada POS BALI, Kamis (1/2) sangat menyayangkan terjadinya kegaduhan dalam event besar yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Secara jelas, amburadulnya penyelenggaran event tersebut mencoreng nama baik Pulau Lombok yang sudah mulai dikenal di kancah nasional bahkan internasional. “Kami mendesak Kepolisian maupun Kejaksaan untuk memeriksa panitia penyelenggara apabila terdapat indikasi tindak pidana baik berupa penipuan, ingkar janji maupun indikasi korupsi,” tegasnya.

 

Kegaduhan yang terjadi diakhir pelaksanaan event Lombok Marathon itu tentu sangat mengganggu. Terlebih nama Pulau Lombok dijadikan tema besar dalam event yang menurut dia adalah event gagal. “Ini jelas menjadi pembicaraan di luar sana. Lombok yang citranya sudah menanjak dirusak dengan amburadulnya event tersebut. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik Pemprov NTB terlebih bagi Kepolisian dan Kejaksaan,” sambungnya.

 

Tak berhenti sampai disitu, Samsul juga menyoroti pemasangan logo Kabupaten Lobar dalam kegiatan Lombok Marathon tersebut. Menurut dia, pemasangan logo daerah tanpa konfirmasi terlebih dahulu merupakan bentuk penyepelean terhadap suatu daerah dalam hal ini Lobar. “Dan akhirnya, itu dibayar mahal oleh panitia penyelenggara,” imbuhnya.

 

Terakhir, kata dia, sebagai masyarakat yang mencintai Gumi Patut Patuh Patju, dirinya pun berkeberatan atas pemasangan dan pemakaian logo Lobar tanpa ijin dan koordinasi dengan Pemerintah setempat. “Apalagi Lombok Marathon itu telah dianggap gagal dan memunculkan persoalan yang pada akhirnya terpublikasi melalui pemberitaan dihampir sebagian besar media nasional termasuk media social. Ini jelas mencoreng nama Pulau Lombok. Kami akan mendesak Pemkab Lobar untuk mengambil sikap,” pungkasnya kemudian.

 

Seperti diketahui, event Lombok Marathon yang digelar beberapa waktu lalu berakhir gaduh. Panitia penyelenggara diinformasikan tidak bisa memenuhi janjinya kepada peserta yang akhirnya memunculkan protes tepat dihadapan Wakil Gubernur NTB H.M. Amin dan Kapolda NTB, Brigjen Pol Firly. Terbaru, event Lombok Marathon itu juga memasang logo Kabupaten Lobar yang ternyata belum ada koordinasi dan izin terlebih dahulu.

 

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid yang sempat dikonfirmasi pun membenarkan adanya pemakaian logo dalam event tersebut. Selain itu, panitia penyelenggara Lombok Marathon tersebut tidak mengundang pihak Pemkab Lobar dalam kegiatan itu. “Benar ada logo daerah (Lobar). Kami pun tidak diundang,” singkatnya ketika ditanya terkait adakah undangan untuk menghadiri kegiatan tersebut. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!