Lombok Barat Siap Gelar Utsawa Dharma Gita ke-XIV

posbali.id

LOBAR, POSBALI.ID – Pelestarian terhadap seni sastra Hindu memang harus terus dilakukan. Tidak sekedar merupakan warisan, seni sastra juga mengandung nilai filosofis dan ajaran agama. Salah satu upaya untuk menjaga kelestarian seni sastra Hindu adalah melalui kegiatan Utsawa Dharma Gita yang digelar rutin setiap tahun. Dan Kabupaten Lombok Barat pun siap menggelar pelaksanaan Utsawa Dharma Gita ke-XIV dalam waktu dekat ini.

 

I Made Arthadana selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Utsawa Dharma Gita Kabupaten Lombok Barat mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi media bagi generasi muda untuk memamahami dan mendalami makna ajaran agama yang mengandung filsafat, etika dan estetika guna pembentukan karakter sejalan dengan tantangan dan permasalahan hidup yang semakin komplek saat ini. “Pembukaan pelaksanaan Utsawa Dharma Gita akan kita lakukan pada Sabtu (15/12) sore,” ujarnya.

 

Sebelum ke acara puncak, yakni pembukaan, pihak panitia akan menggelar berbagai rangkaian baik itu tehnikal meeting hingga melakukan upacara matur piuning di beberapa tempat. Untuk tempat pelaksanaan kegiatan Utsawa Dharma Gita itu sendiri, kali ini pihak panitia akan melaksanakannya di wilayah Dusun Lamper Desa Jagaraga Kuripan. “Itu diputuskan setelah melakukan urun rembug dengan seluruh panitia dan pihak terkait lainnya,” imbuhnya.

 

Lalu bagaimana dengan pendaftaran peserta ? Arthadana yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PU dan Perumahan Rakyat Kabupaten Lobar itu menegaskan bahwa pendaftaran peserta sudah mulai dilakukan sejak Tanggal 2 Desember lalu hingga Tanggal 12 Desember mendatang. “Kami mengharapkan seluruh kecamatan di Lobar mengirimkan kontingennya,” harapnya.

 

Namun sayangnya, dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lobar, Kecamatan Sekotong belum memastikan akan mengirim kontingen dalam pelaksanaan Utsawa Dharma Gita tersebut. “Dari informasi, Sekotong belum memastikan akan mengirim kontingen atau utusan. Namun harapan kami semua Kecamatan bisa berpartisipasi,” tambah pria berkumis itu.

 

Lebih jauh disampaikan Arthadana, kegiatan atau pelaksanaan Utsawa Dharma Gita ini sangat penting untuk dilaksanakan. “Kegiatan ini penting sekali dalam rangka pembinaan dan pembentukan karakter generasi muda, karena dalam sastra-sastra itu terdapat nilai-nilai luhur ajaran agama yang bisa dijadikan pedoman dalam menghadapi kehidupan ini. Semakin sering materi-materi disampaikan semoga semakin baik karakter dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada,” paparnya.

 

Tak berhenti sampai disitu, menurut Arthadana, sangat perlu dilaksanakannya Utsawa Dharma Gita ini mengingat di era globalisasi seperti saat ini terdapat berbagai isu dan ancaman yang patut diwaspadai, sehingga diperlukan penyamaan pemikiran dan tindakan dengan benteng ajaran agama yang kuat.

 

Adapun kategori yang dilombakan dalam acara ini yakni pembacaan Sloka, Palawakya, Kidung, Kekawin, Dharma Wacana, Dharma Wacana Bahasa Inggris, serta Dharma Widya. Nantinya, hasil dari Utsawa Dharma Gita tingkat kabupaten ini akan mewakili Kabupaten Lobar untuk mengikuti ajang yang sama di tingkat Propinsi. “Kami berharap kontingen dari Lobar bisa menjadi wakil NTB untuk bertanding di tingkat Nasional,” pungkasnya kemudian. 033

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!