Lantik Para Pejabat,  IHDN Siap Bangun Porsi Tawar

posbali.id
Para pejabat non struktural yang dilantik oleh Rektor IHDN Denpasar Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana M. Si,  Jumat (3/11). 

DENPASAR, POS BALI -Rektor IHDN Denpasar terpilih Prof. Dr I Gusti Ngurah Sudiana melantik para pejabat non struktural Jumat (3/11). Pelantikan 64 pejabat tersebut akan bekerja maksimal hingga empat tahun mendatang.  Sebanyak 64 pejabat pejabat non struktural Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar dilantik dan diambil sumpahnya.

Mereka yang terpilih kini memiliki tanggung jawab besar membangun IHDN agar memiliki daya saing sebagai perguruan tinggi negeri Hindu di Indonesia.  “Jabatan sebagai pengabdian bukan identitas kekuasaan,”kata Rektor IHDN Denpasar Prof. Dr. Sudiana disela-sela acara pengangkatan dan pengambilan sumpah 64 pejabat non struktural Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar.

Mengingat tanggung jawab tersebut maka menurut Prof. Sudiana dalam mengisi sebuah jabatan ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan yakni profesional dan senioritas. “Yang senior ini patut diberi kesempatan. Apalagi kalau selama ini belum pernah menjabat. Namun pertimbangan utamanya harus profesional,” tegas Prof. Sudiana yang baru tanggal 16 Oktober 2017 lalu dilantik sebagai rektor. Menurutnya kualitas sangat tergantung bagaimana seseorang dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik.

“Kekurangan-kekurangan yang ada agar bisa diterima dan kelebihannya kita minta,” tambahnya. Rektor Sudiana  mengaku sangat senang bila di jajarannya semua bisa akur, rukun, tenang dan damai. Sebab cermin kampus IHDN sebagai spirit yang tinggi. Kalau ada perbedaan harus didiskusikan. Menurutnya, perbedaan harus membawa kemajuan.

Kedepan,  IHDN akan dijadikan  sebagai sumber keagamaan, yang memiliki posisi tawar dan tempat orang bertanya tentang agama. Ini akan terwujud asal jangan ada yang saling sikut, atau menjelekkan satu sama lain, “Untuk keberhasilan harus sama-sama memberikan solusi,” pintanya.

Adapun pejabat yang dilantik di antaranya Prof. Dr. Drs. I Made Surada sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Drs.  I Nengah Lestawi,MSi. sebagai Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Ida Bagus Gede Candrawan,M.Ag. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Drs. I Made Girinata,M.Ag. sebagai Dekan Fakultas Brahma Widya, Dr. Drs. IWayan Sugita,MSi sebagai Dekan Fakultas Dharma Acarya, Dr. Dra. Ida Ayu Tary Puspa,S.Ag., M.Par. sebagai Dekan Fakultas Dharma Duta serta Dr. Dra. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani,M.Pd. sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Prof. Dr. IGN Sudiana dalam sambutannya  mengatakan pejabat baru diharapkan bisa melanjutkan program-porgram yang baik untuk kebesaran IHDN. Di tangan pejabat baru ini diharapkan kampus bisa menjadi ikon agama Hindu dalam mencari sumber-sumber ajaran agama Hindu. “Juga kita harapkan kampus ini menjadi salah satu identitas Hindu di dunia, tidak hanya di Bali. Karena ini penting untuk memperkenalkan budaya Indonesia, ajaran Hindu kepada dunia,” ujar Prof. Sudiana.

Dikatakan ajaran Hindu di Bali telah diperlajari oleh Belanda dan bahkan jadi koleksi seluruh dunia. Hindu di Bali punya ciri khas dibanding yang ada di daerah-daerah lain. Jadi ciri khas ini harus mampu dikelola oleh lembaga ini menjadi daya tarik tidak saja daya tarik spiritual, keilmuan juga pariwisata.Untuk upaya tersebut pihaknya akan mewujudkan melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di seluruh dunia.  Saat ini sudah ada kerjasama di antaranya dengan Toyo University dan Sanskrit Vishwavidyalaya University termasuk dengan perguruan tinggi di Belanda.

“Kita inginkan bagaimana Belanda agar belajar kembali ke IHDN. Ini memang berat tapi kalau SDM bisa menjawab tantangan itu saya optimis secara perlahan ini bisa tercapai,” tambahnya. Kerja sama juga akan dilakukan melalui pentas budaya di berbagai belahan dunia.

Saat ini IHDN memiliki 195 dosen termasuk 7 profesor dan 52 doktor dengan sekitar 5 ribu mahasiswa. Sedangkan fakultas ada 3 yakni pendidikan, filsafat serta penerangan dan hukum. IHDN juga memiliki  Pasca Sarjana. “Kita juga akan membuat IHDNPress Online yang akan memperkenalkan IHDN ke seluruh dunia,” jelasnya.008

Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!