Kontingen IMF mengaku experience berkunjung ke Uluwatu

posbali.id
Berinteraksi dengan monyet yang dinilai smart and funny

MANGUPURA, POS BALI – Selain menikmati pertunjukan kecak dan panorama sunset di Uluwatu, kontingen IMF WB 2018 ternyata menikmati berinteraksi dengan monyet di Uluwatu. Pasalnya keberadaan monyet di Uluwatu sangat bersahabat dengan manusia, sehingga sejumlah delegasi dan perdana menteri mengajak bermain monyet tersebut dengan didampingi petugas pawang monyet setempat. “Beliau (kepala negara dan delegasi IMF) sangat senang melihat keberadaan Pura Uluwatu. Mereka mengaku bahwa tebing di Uluwatu sangat indah, sunsetnya eksotis dan pertunjukan kecak sangat memikat. Mereka juga menilai monyet di Uluwatu itu ‘Smart and Funny’ (pintar dan lucu), mereka merasa monyet ini sangat lucu dan bersahabat,”ujar Manajer Obyek Wisata Kawasan Luar Pura Uliwatu, Wayan Wijana dihubungi Rabu (10/10).

 

Dipaparkannya, kunjungan para kontingen IMF ke Uluwatu datangnya tidak sekalian, melainkan bertahap. Dimana kunjungan tersebut secara resmi dimulai dari sejak Senin (8/10), namun kunjungan secara tidak resmi diperkirakannya telah dimulai sejak Jumat (6/10). Dari data yang ia catat, Perdana Mentri Bahama telah berkunjung ke obyek Uluwatu dan menonton Kecak pada Senin (8/10). Ia didampingi oleh LO-IMF serta pihaknya, saat itu ia melihat yang bersangkutan bersama rombongan sangat puas berkunjung dan berinteraksi dengan monyet di Uluwatu. “Kesan ini sangat penting adanya, kita berikan pelayanan semaksimal mungkin agar wisatawan terhibur. Sehingga experience ini nantinya bisa di share, sehingga akan kembali lagi datang dan kita harap ini akan mengundang lebih banyak kunjungan wisatawan yang bersangkutan,”terangnya.

 

Sementara pada hari Selasa (9/10) beberapa delegasi diketahuinya juga sudah berkunjung ke Uluwatu. Termasuk kunjungan Perdana Menteri Afganistan yang sudah dilakukan pada Rabu (10/10), kemudian disusul Minggu depan akan beberapa delegasi dari India yang dijadwalkan akan melakukan kunjungan. Begitupula famtrip seluruh peserta IMF dari negara Amerika, serta kunjungan Perdana Mentri Thailand bersama rombongan yang akan dilakukan dalam minggu ini. “Tanggal 10,13,20 dan 26 itu kita mempersiapkan kunjungan para delegasi IMF, dengan kapasitas 30 orang. Saya rasa setelah IMF berakhir, rombongan akan tetap ada di Bali untuk menikmati liburan,”jelasnya.

 

Dipaparkannya, beberapa delegasi memang ada yang memberitahukan langsung kunjungan mereka kepada pihak manajemen. Namun adapula delegasi yang langsung datang tanpa memberitahukannya. Dimana kunjungan itu bukan hanya menyasar Uluwatu, tapi juga pantai Labuan Sait yang menjadi primadona baru di kabupaten Badung. Impactnya IMF bagi Bali dinilainya dirasakan sangat tinggi, bagi pelaku langsung pariwisata melalui kunjungannya. Serta pelaku industri kreatif dan pelaku UMKM, dicontohkannya para delegasi tentu mengajak pengawalnya. Pengawalnya ini juga potensi bagi ppedagang, sebab mereka juga berbelanja di warung warga. “Jika dibilang IMF ini tidak ada pengaruhnya, itu omong kosong. Jangan berpikir jauhlah, berpikir secara dekat dulu dan ini kami membuktikan dan merasakannya,”jelasnya.

 

Perhelatan IMF diakuinya menjadi promosi langsung bagi pariwisata Bali dan Indonesia, pasca sempat adanya sentimen negatif pemberitaan erupsi Gunung Agung. Apalagi pasca terjadinya bencana di Lombok dan Palu, yang tentunya bisa membuat kunjungan wisatawan ke Indonesia menurun. Namun melalui IMF ini merupakan momen penegasan bahwa Indonesia itu aman, Bali itu aman dan nyaman di kunjungi. Sebab wartawan dari 189 negara juga ikut dalam rombongan, sehingga itu akan menjadi semacam publikasi gratis, karena kondisi di Bali tentu akan diberitakan pula. “Dengan adanya IMF saya yakin ini akan meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata. Hal itu akan terlihat saat akhir bulan, saat rekap laporan kunjungan wisatawan. Kami optimis, untuk di obyek wisata kawasan luar pura Uluwatu ini akan menembus target 2 juta kunjungan wisatawan,”pungkasnya. 023
Print Friendly, PDF & Email
posbali.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PosBali.id Content is protected!